Maskapai Nasional dan Internasional Pun Berbatik

Berbekal dari hunting kain batik di beberapa toko batik sampai butik batik hingga akhirnya saya menemukan kain batik yang pas dengan selera saya di sebuah situs belanja batik online, hingga kemudian saya jahitkan ke penjahit langganan dan tam..tam...tam jadilah dress batik yang saya idam-idamkan selama ini hehe. Scara jarang banget kita jumpai dress batik dengan dasar warna putih, ya nggak?!?
Apalagi di Berbatik ini bukan hanya bermacam motif kain batik saja yang bisa kita jumpai, melainkan mulai dari aksesoris, baju anak hingga dewasa bahkan sepatu dengan motif batik pun ada loh.

Dan dress batik ini akhirnya saya kenakan ketika foto untuk apply lamaran kerja di maskapai internasional kemarin. Pun ketika mengikuti walk interview saya berbatik, alhasil salah satu interviewer dari Singapura berdecak kagum sembari mengomentari secara spontan "You looks elegant wearing that batik."  ketika melihat saya yang tampak eye catching diantara applicant lainnya. "Tuh kan, emang gak salah kalau kita getol mempertahankan batik sewaktu tetangga sebelah hendak mengklaimnya." batin saya seketika.

seragam-pramugari
batik of mine
Kenapa juga siiih saya getol banget dengan kain batik yang pembuatannya dapat dilakukan secara modern maupun konvensional dengan menggunakan canting dan malam ini? Bahkan sampai bela-belain hunting dan jahit sendiri kain batik idaman saya?
Mengapa tidak! Maskapai  internasional sekaliber Singapore Airlines saja membekali para awak kabinnya dengan seragam kebaya bermotif batik, begitupun dengan maskapai nasional milik negri jiran Malaysia Airlines. Apalagi kita Indonesia dengan Garuda Indonesia dan Lion Air, beugh!!!! Awak kabin mereka sungguh mempesonakan berbalut seragam kebaya bermotif batik.
So, perusahaan-perusahaan besar saja bangga merepresentasikan batik ke setiap karyawannya apalagi kita secara individu jangan mau kalah dong. Makanya saya bela-belain hunting dan jahit sendiri nih kain batik. Setuju kan?!? ;;)

Dan kabar-kabarnya nih di tahun 2013 ini, Lion Air akan memperluas jaringannya dengan meluncurkan Batik Air sebagai layanan full service mereka dengan rute internasional. Definitely livery pesawat pun bermotif batik seperti gambar berikut. Wow, asli keren banget!

batik-air
Batik Air [sumber: http://www.nycaviation.com]
Maka dari itu patutlah UNESCO sejak tahun 2009 tepatnya 2 Oktober menetapkan BATIK sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity). Yang kemudian tanggal 2 Oktober diperingati sebagai Hari Batik Nasional.

Dari sini bisa saya pastikan bahwa batik sebagai warisan budaya negara Indonesia telah benar-benar diakui di dunia. Sehingga tidak diragukan lagi dengan saya maupun kita semua mengenakan batik secara tidak langsung jiwa nasionalisme pun akan timbul karena Batik is truly Indonesian.
Gimana, kalian smua setuju kan???? =D>

Nasi Tempong Bu Umi Yati

Surabaya yang terkenal dengan Sego Sambelnya, lain halnya dengan Banyuwangi yang terkenal dengan Nasi Tempongnya. Mulai dari Nasi Tempong ala Mbok Titin, Mbak Nah, Mbak Sum, Bu Kom sampai dengan Nasi Tempong ala Bu Umi Yati yang terletak di Pertigaan Sukowidi - Banyuwangi Kota [fyi: untuk yang terakhir ini sudah pernah saya cicipi].

Rupa dari Nasi Tempong ini pun tidak jauh beda dengan Sego Sambel kok. Di warung Nasi Tempong Bu Umi Yati ini lauk standarnya berupa tahu, tempe, ikan asin, terong, dan untuk lauk tambahan yang bisa kita pilih diantaranya ikan lele, gurame atau pun ayam goreng. Kemudian sambalnya disiram di atas sayur-sayuran seperti timun, tomat, bayam, kenikir, kemangi yang digunakan sebagai lalapan. Banyak juga ya sayurannya, hehe cocok lah untuk pencernaan setelah makan yang pedas-pedas :))

Nasi Tempong dengan harga berkisar 7000 - 15000 IDR dengan lauk Lele siap disantap.

Nasi Tempong

Tergoda The Harvest Patissier & Chocolatier

The Harvest Patissier & Chocolatier, dengar nama outlet cakes satu ini yang ada dalam pikiran saya definitely all about yummy cakes..Yes, indeed.

Outlet yang terletak di Jl. Bengawan No. 39 Darmo, Surabaya ini suasananya homey banget tapi tetap chic dengan dekorasi macarons yang dipajang apik tak ketinggalan display bermacam-macam cakesnya yang asli menggoda selera untuk diincip. Alhasil selalu betah deh berlama-lama disana. 

Kenapa sih kalian suka banget sama cake, apalagi kalau ada unsur-unsur coklatnya. Rasanya yang manis namun kadang pait itu yang bikin sensasi tersendiri kali ya hehe. Belum lagi kalau coklat tadi diblend dengan rasa lain seperti vanila, strawberry hingga buah-buahan segar sekalipun. Udah ah ngelanturnya tentang coklat, yuuuk mari cake's hunter is ready to pick up the cake :))

kukis epriwer

Chinese New Year Fever in Surabaya

It's almost Chinese New Year!!! Perayaan yang literally dikenal sebagai Spring Festival ini sudah menjadi agenda penting bagi etnis Tionghoa atau Cina yang tahun ini dirayakan pada tanggal 10 Februari 2013. 
So, bisa dipastikan hampir semua mall-mall maupun pusat keramaian bakalan dihiasi pernak pernik merah yang fancy.

Pernak pernik dekorasi CNY itu bukan hanya sekedar sebagai hiasan semata melainkan merepresentasikan arti yang berbeda di setiap detailnya. Diantaranya:
  • Plum Blossom, melambangkan keberuntungan.
  • Bambu, tanaman yang dapat tumbuh anytime sepanjang tahun sehingga diartikan sebagai longevity atau panjang umur.
  • Cumquats, melambangkan kemakmuran.
  • dan masih banyak lagi hehehe... [sumber Wikipedia]
Well, gak jauh beda lah dengan Surabaya yang bertaburan mall dimana-mana, seperti yang tertangkap di kamera ponsel saya. Haha kamera ponsel lagiii, harap maklum saya lagi didera demam Instagram :))

Galaxy Mall tampil apik dengan lampion merah tumpuknya.

GM

1st Lunch on January at Kafe Betawi

Jam makan siang kali ini bersama teman-teman kantor, kita membidik Kafe Betawi sebagai jujukan pertama di awal tahun ini as our bad habit yang doyan banget kabur disela jam makan siang. Eh tapi kali ini beramai-ramai kok, jadi dosanya ditanggung ramai-ramai juga yah hehehe.....

Kafe Betawi, dari namanya aja udah obviously kalau semuanya menunya pasti yang berbau Betawi lah. Mulai dari Rujak Bebek, Tahu Telor, Kerak Telor, Pempek dan Batagor sampai Asinan Buah. Dan Ketoprak menjadi pilihan saya siang itu, wah udah gak sabar mau makan nih scara lapar sangat hehehe...

Sembari menanti menu siap jepret langsung deh ke kamera ponsel saya karena interior design Kafe Betawi ini juga cukup apik, hijau seger dimata & so delicate.


Ketoprak dah siap dan rasanya lumayan enak dengan porsi yang banyak banget untuk ukuran mall hehe, at least bau bawang putihnya nggak terlalu "nyegrak" hehehe, Nom..nom...nom!!


Main-Main Ke Kawah Ijen

Wuaaah, this is become my first post in 2013 hehe, males bgt ya even little bit bussy kudu disempetin nih updet blog tercintah [lebay bgt yah] hihihi..... 

At the end of the last year, i was visited Kawah Ijen, yang notabene kawah ini masih aktif s/d sekarang, dan gunung ini telah 4x meletus di tahun 1817, 1913, 1936, 1976 dan 1999 tercatat sebagai letusannya yang terakhir.
So, perjalanan kali ini benar-benar berkesan dan menyenangkan bangetzz. You know what?? Coz I even didn't prepared it well before the trip, hehehe la wong tripnya selepas perjalanan dinas kerja kemarin [dimana ada kemauan disitu ada jalan].

Perjalanan dimulai dari Banyuwangi "Nah loh kok dari Banyuwangi sih?" Seperti yang sudah saya bocorin, saya bekerja dulu baru bermain-main hehehe [udah nggakbingung lagi kan kenapa saya memulainya  dari Banyuwangi]. Ohya ada baiknya juga loh, karena rute yang kami lalui dari Banyuwangi tidak sesulit rute kalau dimulai dari arah Bondowoso. Ditempuh sekitar 1,5 jam hingga sampai di Pos Paltuding, dimana mobil, motor maupun semua kendaraan berakhir/diparkir sebelum semuanya hiking ke puncak kawah.

Kami tidak menyewa penginapan maupun losmen apalagi menggelar tenda. Yang ada saya dan teman-teman tidur di dalam mobil sambil menanti subuh, namanya juga gak prepare jadi penginapan smuanya fully booked. Dan sayang, kali ini kami tidak sempat menyaksikan fenonena Api Biru dikarenakan peralatan yang kami bawa minim, mengingat perjalanan kali ini memang tidak direncakan dengan baik alias asal jadi yuk capcuz [bonek lah isitilahnya] hahaha.

Sekitar jam 5 pagi, perjalanan menuju puncak dimulai. Beruntung saya selalu membawa sepatu kets kemanapun kalau sedang bepergian karena kali ini berguna juga. Rute yang kami lalui dibilang cukup berat lah untuk sekelas amatir seperti saya meskipun memiliki sedikit pengalaman hiking jaman SMA dulu.
Baiklah, hiking pagi ini cukup menguras tenaga!!! Bagaimana tidak, jalanan tanah dan berbatu dengan kemiringan mencapai 70 derajat  sehingga waktu yang dibutuhkan untuk mencapai puncak sekitar 1,5 jam. Di sepanjang perjalanan ini kita akan berpapasan dengan para penambang belerang yang sedang mengangkut belerang untuk 1x angkut dari tambang belerang bisa sampai 90 kg, dan dihargai Rp. 660/kg [berat dan benar-benar menguras tenanga].

Penambang-belerang-kawah-ijen
penambang belerang

Followers