Network Drive Test 4G LTE? Seruuuuu!

Rundown "Smartfren Network Drive Test 4G LTE - Surabaya"
10.30 - 11.00 WIB
Meeting point di Kantor Smartfren, Sinarmas Land Plaza Lt.17, Jl. Pemuda 60 - 70. Pukul 11.00 WIB (Transportasi ke tempat selanjutnya akan disiapkan oleh Smartfren)
12.00 - 13.00 WIB
Lunch at Hotel Bumi Surabaya (Smartfren & Journalist + Blogger)
13.00 - 13.30 WIB
Network Drive Test
13.30 - 16.00 WIB
CSR Donation to school (SMAN 1 Surabaya)
16.00 - 18.00 WIB
Finish Network Drive Test, Presentation at Swiss-Belinn Hotel
Ngiler nggak sih ngeliat rundown acara diatas? Berkat kolaborasi apik ciamik antara rekan jurnalis, blogger dan pihak Smartfren sendiri, rangkaian acara yang mulanya saya kira bakal padat merayap bosen syalala eh ternyata seruuu pake banget loh. Seseru jaringan 4G dari smarfren ini, eaaaa. [sundul gan].

Meeting Point lanjut Lunch
Bertemu dengan PIC mas Fonda Purba di kantor Smartfren kemudian lanjut briefing sejenak mengenai rangkaian acara Network Drive Test 4G dari Smartfren hari itu. Trus trus kita-kita [red: teman-teman blogger] didaulat untuk unboxing hape Andromax Qi 4G LTE.
"Ini dipinjemin atooo..." tiktoktiktok, hihihi ada juga yang nyletuk gini dan alhamdulillah dibales "Ya dikasiih lah, buat kalian nanti drive test" yeaaay!
Sssst kalo blogger mah pertama kali diutek-utek kan kamera tu biasanya, nah kamera depan si Andromax 4G ini selfieable banget...ciamik soro lah, belum lagi ketambahan harganya yang affordable pulak, kurang apa cobak!
Andromax 4G - kamera depan 2MP

Jewelry Hanger Murah

Kamar tidur rapih bersih beres itu idaman semua cewek pastinya, bobok cantik juga jadi nyaman kaaan. Masak iya wajah udah kece tapi segala macem gelang, kalung, anting numpuk berantakan dimana-mana. Nggak banget kan yeeey :p
jewelry_hanger
Jewelry Hanger

Top Noodles Express Delivery Orders

Mati gaya pas di rumah kehabisan makanan, ubek-ubek kolkas eh kosong cuiii. Cuman ada es batu sama es grim sisa lebaran kemaren. Mau belanja sayur dan teman-temannya eh tapi si mbak mas yang ngejual belum pada balik dari mudik. Apa kita ngerebus indomie aja? No no...males banget dah [ntah kenapa sejak nikah saya makin jarang makan beginian], nah kan kalo udah kek begini tuh mood masak ya ilang aja gitu...hahaha saya banget ini mah jangan ditiru yaaaak :p

Call delivery pun jadi andalan sayaaa hihihi...dan kemarin Top Noodle Express jadi jujugan buat mengusir laper alias nyari menu makan malam. Top Noodle Express ini nggak cuman modal nama doang yang express loh, tapi pelayanannya emang ekspres alias cepat "Hmmm kalo mau dihitung nggak kalah cepat dengan delivery orders fast food satu ituh" hihi yang mana ciiih? Tebak aja ndiri :p

Kebiasaan saya sebelum memesan, bakalan ubek-ubek daftar menu lewat web mereka. Mau diubek-ubek lama juga pilihan tetep aja jatuh ke Mie Ayam Jamur favorit saya kalo makan disini hihihi, kemudian Siomay Tim semacam dimsum gitu dan trakir nambah minuman Yeo's Grass Jelly Drink loh kok banyaaak hehe. Selesai memilih menu, bukti pemesanan langsung dikirim ke email pribadi.
struk pemesanan
"Terima kasih atas pesanan Anda, silahkan menghubungi kami di 5356-555."

Momen Berbuka Puasa Bersama

Sebulan penuh sudah kita menjalani ibadah puasa di bulan suci Ramadhan ini dan sudah tentu momen berbuka bersama orang terkasih nggak bakal kita lewatkan begitu saja [ngecek kalender ngelist jadwal] eaaaaa.

Agar jalinan silaturahmi tetap terjalin, nggak ada salahnya kalo momen berbuka puasa ini kita manfaatkan dengan acara berbuka puasa bersama-sama. Hayooo kalian juga kan paling demen deh kalo ada acara ngumpul bareng teman, apalagi pas bulan puasa gitu.

Ngobrol cantik sambil nungguin waktu berbuka ditemani makanan nan nikmat di depan mata itu sensasinya tiada tara. "Allahu Akbar, Allahu Akbar..." dug dug dug, bayangin suara bedug seperti di tipi-tipi hahaha "Serbuuu!" eits bismillah dulu yak :p

Momen berbuka puasa bersama orang tersayang berikut sempat tertangkap kamera hape saya, betapa indahnya kebersamaan itu.

1. Berbuka di Mall
Momen sejuta umat kalo puasa datang nih, mall-mall pasti rame banget. Solusinya ya kita bikin reservasi dulu at least sehari sebelumnya supaya nggak rebutan tempat, "Bukan hati aja yang direbutin mah."
Ntah kenapa XO Suki selalu jadi menu andalan saat berbuka, mungkin karena kuah tomyamnya nendang banget yak [slurp].

2. Berbuka di resto
Lagi nggak ada mood masak tapi pengen menu masakan yang tetep Indonesian is my country?
Bebek Sambal Ijo menu khas Bebek Kaleyo
Santapan semi prasmanan di Bebek Kaleyo jadi pilihan pas banget, sembari menyambangi kakak di Jakarta yuk mari kita wisata kuliner juga.

Citilink Oh Citilink

Pusing pala barbie alias bingung dengan pengaturan dua (2) bandara sekaligus untuk maskapai Citilink, seperti saya di rute Surabaya-Jakarta-Surabaya? Tosss dulu kitaaa, samaan brarti hahaha. Nggak cukup di Soekarno Hatta, eh Halim Perdanakusuma Airport juga dijabanin cyiiin.

Pas mo berangkat saya sempat bertanya ke petugas counter check-in di Bandara Juanda dan berikut penuturannya...[ala-ala wartawan inpotemen]
"Untuk nomor penerbangan genap take-off maupun landing dari dan ke, maskapai Citilink menggunakan Bandara Seekarno Hatta (Soetta atau CGK). Kebalikannya untuk nomor penerbangan ganjil, Bandara Halim Perdanakusuma (HLP) deh."  >>> faktanya??
Begitu saya cek genap/ganjil di web masing-masing bandara ternyata NGGAK valid loh, rancu deh pokoknya. Tapi alhamdulillah tiket yang kemarin tercetak sudah tertera jelas kita menuju bandara yang mana, scara Jakarta salah alamat putar baliknya jauh cyiiin. 
E-ticket, rute bandara yang dituju tertera jelas
Daripada bingung bahkan informasi yang diterima petugas bandara sekalipun nggak valid, trus bikin kita makin galau, even di tiket sudah tertera. Hahahaha saya banget ini, nggak usah pusing pala barbie cus aja ke web masing-masing bandara untuk mengecek kebenaran dan kepastian apakah nomor penerbangan kita benar-benar valid untuk kedua bandara tsb. 

Taman Labirin di Coban Rondo

Kapan kalian terakhir kali maen ke air terjun Coban Rondo? Kalo saya nih, terakhir kesini sekitaran tahun 2009 deh kalo nggak salah [sapa? yang nanyak! Hihihi]. Lumayan lama yak, 6 tahun berlalu begitu sambang kembali ke tempat adem ini sudah banyak yang berubah. Ditempuh sekitar 30 menit mulai dari tanjakan pertama perjalanan berkelok melewati kawasan wisata Payung, Malang menuju lokasi pun dimulai.
Sesampainya di lokasi air terjun Coban Rondo, melewati loket kita perlu merogoh kocek 10.000 rupiah per orang dan untuk mobil dikenakn tarif 3.000 rupiah [ssstttt...kalo nggak salah inget sih segituan hihihi] oiya fyi kemarin kami berkunjung bukan weekend ya, biasanya kan tarif beda kalo weekend hehe.
areal parkir utama
Melanjutkan perjalanan, kawasan wisata air terjun Coban Rondo berubah sedikit lebih rapi ketimbang 6 th yang lalu. Dan denger-denger di kawasan ini sekarang nggak melulu air terjunnya saja yang dijadikan objek wisata, tapiii ada objek wisata lainnya. Ini lah yang bikin saya penasaran untuk balik kesini lagi, namun sayangnya kemarin malah nggak sempat bermain air di air terjun dikarenakan waktu magrib sudah menjelang.

Museum Angkut, Batu Malang

Belum pernah kesampaian narsis di Singapore Universal Studio, eh tapi emang dasarnya nggak terlalu doyan narsis sih [eh masak sih??] lagian dengan harga tiket masuk mencapai 500rb rupiah itu nggak banget kaaan kalo cuman dibuat narsis hihihi. So nggak salah juga nih seminggu sebelum puasa saya dan papabear traveling tipis-tipis ke daerah Batu Malang.

Traveling tipis-tipis kemarin alhamdulillah bisa mengakomodir kebutuhan narsis, kemana siiih? Melipir aja ke Museum Angkut yang terletak di Jl. Terusan Sultan Agung No. 2 Kota Wisata Batu, pertigaan jalan yang mau ke Klub Bunga situ yah. Dengan harga tiket masuk terusan 90rb rupiah, museum angkut ini menawarkan berbagai macam zona yang juga mengedukasi loh. Cocok deh kalo bawa anak-anak ke tempat ini, highly recommended!

Saran saya kalo mau puas narsis disini, hindari weekend karena bisa dipastikan full of pax deh. Beruntunglah kemarin Jumat jumlah pengunjung masih sangat bisa ditolerir hihihi, kamera mana kamera. Fyi selain kamera ponsel, kamera pocket, SLR dan sejenis kamera lainnya dikenakan biaya masuk sebesar 30rb rupiah.

mobil-kenegaraan-sukarno
Zona Hall Utama
Cukup tertegun ketika memasukinya, Chrysler Windsor Deluxe keluaran tahun 1952 yang juga merupakan mobil kepresidenan mantan RI-1 Ir. Sukarno mentereng banget di ruang display. Dan kendaraan tsb bukan replika loh, melainkan asli! Keren kan ini museum, kapan lagi cobak ngeliat mobil mewah antik keluaran 50'an hihihi. Saya emang suka banget dengan mobil antik mewah dengan moncong panjang, yaelah bahasanya nggak otomatif friendly banget yak hahaha ketauan deh emang bukan otomotif mania, maklum lah kita mah cuman penikmat saja [catet ya catet!].

Saking girangnya dengan mobil moncong panjang ini, saya pun nggak mau kehilangan momen dengan mengabadikannya. Memanfaatkan fasilitas fotografer di tempat, dipatok 50rb per lembar, hasil cetaknya bisa kita ambil di zona selanjutnya. Yuk!
 Mobil-ford-antik
  

Zona Edukasi
Terletak di lantai kedua dan kita hanya perlu menaiki lift yang terdapat di dalam Zona Hall Utama. Di dalamnya terdapat koleksi transportasi dari masa ke masa baik di Indonesia maupun luar negeri.

Mobil listrik Tucuxi milik mantan menteri Dahlan Iskan yang ringsek setelah mengalami kecekaan juga terdapat disini loh, belum lagi mesin motor mulai kendaraan berbahan bakar bensin, solar lengkap bisa dilihat disini, mengedukasi banget kan?? Ayo bunda kapan-kapan liburan kesini aja, udah adem dengan cuaca sekitar 29 derajat disiang hari, koleksi disini nggak bisa dibilang biasa juga loh.
mobil-tuxuci
Mobil Tuxuci

Zona Sunda Kelapa & Batavia
Sepenglihatan saya di zona ini kita semacam berada di kota Batavia tempoe doeloe, mau bajaj pun ada disini. Mau balik ke jaman kolonial? Miniatur tiruan Pelabuhan Sunda Kelapa juga ada disini.

 kantor-pelabuhan-sunda-kelapa

Zona Gangster Town & Broadway Street
Ini dia zona sejuta umat alias zona mainstream, maksutnya? Yaiya gimana nggak mainstream hampir sering deh ngeliat beberapa teman socmed narsis di zona ini, layoutnya nih yang bikin suasana down town ala luar negeri brasa. Ditambah beberapa toko mini souvenir, snack berikut kopinya dapat jumpai dipinggir jalan, so?? Nggak bakalan lupa mah urusan satu ini, yuk kita ngopi cantik disini hihihi, capek narsis hot cappuccino seharga 10rb siap disruput cantik :)
gangster-town
Ganster Town

Revlon Lipstick no.64

Revlon Living Lipstick Sun Protective no.64 ini asli super duper jarang banget ketemu di counter Revlon yang tersebar hampir di seluruh pelosok mall Surabaya. Udah ke department store sejuta umat terdekat dari rumah Royal Plaza, melipir ke Ciputra World, bela-belain mampir disela jam makan siang ke Delta sampai ke Tunjungan tetep aja si no. 64 tadi nggak ketemu. Belakangan baru tahu kalo doi sembunyi di Sogo, ternyata yah.

Harap maklum ya kalo saya lagi kena virus centil, doyan gonta-ganti warna lipstick. Apa karena kena racun terbaru dari ibuk mertua yak? Hmmm nggak juga sih benernya, scara ibuk mertua asik gitu orangnya. Bahkan kadang beliau ngasih saran "Nomor ini loh di bibirmu pasti keliatan lebih jreng tapi kalem" eaaaa saran yang sempat bikin pusing pala barbie juga sih kemarin haha.

Review ✿
Trus gimana sih warna no.64 cocoa wine lipsticknya Revlon di bibir saya? Kok sebegitu heboh nyari gak ketemu. Cantik sih emang paduan warnanya, orange iya, merah iya, kalem iya kek saya [eh]. Dan yang paling okeh ni lipstick harganya ramah di kantong hihihi 53.000 IDR aja cyiiin.
 
 
Lembut di bibir berikut tekstur yang glossy begitu diolesin ke bibir nggak terlalu glossy kok dan sudah mengandung SPF 6 untuk melindungi bibir dari sinar ultraviolet. Jadiiii kita bisa bilang "Goodbye to the sun shine" :)

Ngabuburit di Bedug Asyiiik 2015

Ramadhan tiba nggak berarti kegiatan jalan-jalan terhenti hihihi saya mah apa atuh. Ngabuburit sambil memahami sejarah? Atau menikmati musik khas Ramadhan? Hmmm nggak salah kan kalo weekend kemarin saya berkunjung ke sebuah klenteng tertua yang terletak di desa Gudo, Klenteng Hong San Kiong. Dilanjut gedebag gedebug menabuh bedug di Lapangan Blimbing, Jombang.

Fyi di Jombang sendiri terdapat 3 klenteng yang tersebar di Jombang Kota, Mojoagung dan Gudo sendiri dan diperkirakan sekitar tahun 1800 pemukiman Tionghoa mulai masuk ke Gudo Jombang, lama juga yak. Berkeliling di areal klenteng dengan luas 16.200 m2 ditemani semerbak aroma asap yang berasal dari dupa sebagai perlengkapan sembahyang. Eh disalah satu sudut klenteng sekilas terlihat beberapa kayu waru dijemur yang tak lain merupakan kayu boneka produksi wayang Potehi. Yayaya  kebudayaan Cina kan lekat dengan wayang Potehi itu yak.
Potehi sendiri berasal dari kata pou 布 (kain), te 袋 (kantong) dan hi 戯 (wayang).  Jadi wayang Potehi ini adalah wayang boneka yang terbuat dari kain. [sumber wikipedia]
workstation wayang Potehi
 
pangung wayang Potehi
Menurut Bapak Toni Harsono (Tok Hok Lay) Ketua Klenteng Hong San Kiong, tahun 1926 di Gudo Jombang inilah pembuatan wayang Potehi dimulai. Jadi nggak salah kan kalau disini merupakan tempat pembuatan wayang Potehi tertua di Indonesia. Bahkan Pak Toni pun mengklaim jika wayang Potehi produksinya merupakan yang terlengkap, karena nggak jarang wayang-wayang Potehi hasil produksinya diimpor ke negara-negara tetangga seperti Malaysia, Keren!

Puas menikmati sejarah Tionghoa di klenteng tertua di Jombang, perjalanan saya dilanjut ke sebuah acara Bedug Asyiiik di Lapangan Blimbing Jombang. Eits bedug sendiri juga nggak jauh-jauh dengan kebudayaan Cina ternyata.
Bedug sebenarnya berasal dari India dan Cina. Berdasarkan legenda Cheng Ho dari Cina, ketika Laksamana Cheng Ho datang ke Semarang, mereka disambut baik oleh Raja Jawa pada masa itu. Kemudian, ketika Cheng Ho hendak pergi, dan hendak memberikan hadiah, raja dari Semarang mengatakan bahwa dirinya hanya ingin mendengarkan suara bedug dari masjid. Sejak itulah, bedug kemudian menjadi bagian dari masjid, seperti di negara Cina, Korea dan Jepang, yang memposisikan bedug di kuil-kuil sebagai alat komunikasi ritual keagamaan. [sumber wikipedia].

Followers