[review] I Am Hope, Shabby & Bohemian

Setiap ngeliat sebuah cerita baik itu dalam bentuk cerita pendek, drama, sinetron maupun film yang mengangkat kisah penderita kanker. Saya pasti langsung teringat film yang diangkat dari novel laris Nicholas Spark bertajuk A Walk To Remember. It's not a happy ending movie yet the movie becomes my favourite ones. Ntah karena saya ini orangnya baper ato sensitif, gampang terenyuh, terharu dsb. Film dengan ending yang sedih itu kadang lebih meninggalkan kesan mendalam ketimbang yang happy ending. Kan kata mbak Agnes Monica "Life is never flat" hehe.

[Baca juga: A Walk to Remember]

Alessandra-usman

Sneak Peek
Pun film I Am Hope yang disutradari oleh Adilla Dimitri suami dari Wulan Guritno, wanita blesteran Jawa-Inggris mengangkat kisah serupa. Fyi, Wulan Guritno sebagai salah satu dari 3 orang yang memproduseri film ini [Janna Soekasah Joesoef, Amanda Soekasah] bisa dibilang karirnya di balik layar nggak bisa dipandang sebelah mata.

Kencan Dadakan di Hari Valentine, Ooops!

and even if the sun refused to shine
even if romance ran out of rhyme
you would still have my heart until the end of time
'cause all I need is you, my Valentine
you're all I need, my love, my Valentine
Penggalan lagu romantis tadi pasti familiar deh buat angkatan jadul cem saya haha, lagu romantis bertajuk "Valentine" yang dipopulerkan oleh Martina McBride feat. Jim Brickman ini biasanya happening pas Valentine's Day. Sstttt ini bukan mo ngebahas hari kasih sayang yang berubah menjadi hari kontroversi sejagad sosmed yak [ooops].

Karena notabene mo dilarang pun euforianya masih berasa, dan nggak dipungkiri dulu saya juga sempat merasakan gemerlap Val'sDay [eciyeeee uhuk!]. Terlepas dari kontroversi tsb, tanggal 14 Februari kemarin yang dijadikan tonggak sejarah Hari Valentine sedunia. Saya malah kencan dadakan sambil shopping tipis-tipis bareng papabear.
"Iiiiih situ penganut aliran hari kasih sayang yak?" 
Duuuh yang pikirannya sempit kek gini kudu disiram kasih sayang deh [eh], la wong tanggal 14 kemarin ya pas hari Minggu, ya pas kebetulan kami berdua jadwal ngantornya sama-sama libur. Harap maklum yak, kita berdua mah ngantor shift-shift'an cyiiin, kalah deh satpam [halah].
Okeh lanjut cerita kencan dadakan tadi yang berlanjut shopping tipis-tipis, dan lumayan lama juga sih nggak menapakkan kaki di Tunjungan Plaza Surabaya. Mall kece di kawasan Surabaya pusat jadi pilihan saya, iya saya. Kan saya yang hapal TP LOL, [mendominasi syekaliiii kamuh]. Dan saya itu kalo uda mo keluar bareng papabear pasti ribet duh mo pake baju apa ya, jilbabnya apa ya, gelangnya apa ya.

Di mana-mana namanya wanita itu 11 12 lah ya, even wardrobe di rumah uda penuh dengan beragam model pakaian kek fashion blogger favorit Kristina Bazan pun. Kalo uda namanya jalan-jalan apalagi shopping. Ya teteeep aja galau milih pakaian LOL.
[Baca juga:Kristina Bazan]
Shopping Tipis-Tipis
On Market Go, yang diadakan mulai dari 12-14 Februari kemarin sempat kami singgahi. Padahal kalo pas ngincer event bazar serupa semacam Basha Market, nggak keturutan. Nah kan, giliran dicari nggak ketemu, coba nggak dicari ujug-ujug terpampang nyata aja di depan mata. Inilah salah satu seninya kencan dadakan, selalu ada hal-hal yang tak terduga seperti berikut ini...sssst!

Mencep di tenant kece milik Empress Box, mupeng ngeliatin beragam aksesoris wanita mulai dari kalung, cincin, giwang, anting sampai gelang emas, silver, emas putih, dsb digelar di tenant mereka. Berlapiskan emas murni 24 karat, gelang yang penampakannya sekilas mirip dengan gelang Cartier LOVE series ini berhasil memikat saya di hari kasih sayang [eaaaa modus dimulai].


Kegiatan Romantis Bareng Suami? Nggak Perlu Mahal Kok!

Siapa bilang melakukan kegiatan romantis bareng suami harus mahal? Makan malam di restoran mewah atau berlibur ke luar negeri memang terdengar romantis sih ya. Hmmm tapi mendung-mendung ujan begini pasti rada males deh mo keluar rumah, iya apa iya? So, masih ada kok aktivitas lainnya yang nggak kalah menyenangkan dan romantis. Dan yang lebih nyenengin lagi nih, karena kegiatan tersebut bisa dilakukan dengan cara yang mudah dan hemat. Mo tau tips & triknya? Disimak ya cantik ^^

Menonton DVD Di Rumah
Kalau kamu dan suami punya hobi menonton film, cobalah untuk berburu DVD ketika sempat. Nantinya kalian bisa menonton DVD di rumah bareng suami pas weekends. Nggak harus melulu film bergenre drama, film bergenre komedi romantis atau horor juga bisa jadi andalan lho.

Ajak Suami Memasak Bersama
Nggak ada salahnya mencoba mengajak para suami untuk memasak bersama. Meskipun suami nggak mahir memasak, momen ini bisa mendekatkan kalian dan suami. Apalagi kalo suaminya pinter masak dan masakin makanan favorit kalian berdua, aaahhh romantis kaaan? Bisa masak sambil bersantai, dan bercengkrama di dapur tentu akan menjadi hal yang menarik.

A photo posted by Dwi Sari (@ki_seki) on


Siomay Pare

Mengutip dari wikipedia bahwa "Siomay (also Somay), is an Indonesian steamed fish dumpling with vegetables served in peanut sauce. It is derived from Chinese Shumai." So jajanan ini tampaknya begitu familiar di telinga kita semua keknya yah. Yaiya la wong di mana-mana mudah banget dijumpai bakul atau gerobak penjual siomay. Mau itu siomay Jakarta, siomay Bandung, atau dimsum. Mirip-mirip lah.

siomay-pare
Tahu rebus, kubis rebus, kentang rebus, pare, dan siomay sendiri menjadi item isian menu siomay. Seporsi kebanyakan 10ribu rupiah, lengkap dengan saos kacang dicucuri jeruk pecel, duh ngiler-ngiler deh yaaa. Saya yang lebih menyukai siomay Bandung punya beberapa spot abang penjual yang maknyus.

Sebut aja daerah Ketintang di depan Lembaga Pendidikan Magistra Utama, seputaran Indrapura kalo pagi-pagi si abang nongkrong di depan kantor Gedung Keuangan. Dan pusatnya jajanan enak-enak di depan Rumah Sakit Siloam Gubeng situ bisa dijumpai juga loh. Atau kalo lagi ngemall, di foodcourt Ciputra World Surabaya bisa dijumpai spot siomay, tapi kalo beli siomay di sini penyuka sayur pare siap-siap gigit jari karena parenya sering habis duluan, hiks......
[Baca juga:Sayur Pare]

Luxury And Fifty Shades of Grey

Apple product at Fifty Shades of Grey movie? Kalo ditanya beginian itu rasa-rasanya senyum simpul dari bibir merekah dengan sendirinya. Yang kebayang wajah tampan nan rupawan elegan abang Christian Grey LOL [oooops]. Sedikit beda emang dengan di novel, kalo di novelnya sih Blackberry adalah gadget yang dikenakan Christian Grey. Tapi nggak demikian di filmnya, semua logo apel kroak terpampang nyata hampir di every single scene di film tsb.

Andrea at Grey Enterprises Holdings Inc.
Mulai dari sewaktu Anastasia bergegas ke ruangan Christian untuk pertama kalinya,  penampakan iMac di meja Andrea terlihat jelas. Desain desktop minimalis keluaran Apple emang pas banget dengan interior ruangan kantor Christian yang didominasi warna silver. Clean, neat yet fancy :)

andrea-iMac

Christian Grey's Office Desk
Meja kerja Andrea aja dibekali iMac, gimana bosnya wkwkwk. Duh nggak usah dibilang lagi deh, jelas aja itu Anastasia sampe kesandung begitu masuk ruangannya. La wong di balik meja kerja sosok pria tampan elegan cem giniii...[sumpeh bikin mimisaaan].

[review] Concussion 2015

Mantengin film based on true story sampe dua jam'an itu sesuatuuuuh, apalagi kalo yang main aktor favorit, si abang hitam manis Will Smith!
Papabear: "Kamu kalo pilih film bisa berkarakter gini." ~ komentar suami pas lagi nonton
Mamabear: "Yaiyalah gue kan berkarakter jugak!" ~ [evil BIGgrin smiley]
Hahahaha baiklah here is a bit spoiler.....

::sumber wikipedia::
Concussion, from the Latin concutere ("to shake violently") or concussus ("action of striking together"), is the most common type of traumatic brain injury. [wikipedia]

SINOPSIS
Film yang diangkat dari kisah nyata seorang dokter imigran asal Nigeria bernama Dr. Bennet Omalu ini menggambarkan getir pahitnya kehidupan yang harus dijalani seorang patologis di sebuah negara megapolitan macam Amerika. Beuh berat beraaat hehe, indeed.
"America was a heaven on Earth" ~ Omalu's thought [dikutip dari laman zap2it(dot)com]
Wow sebegitunya ya, dan akhirnya Dr. Bennet Omalu baru mendapatkan lampu hijau setelah lebih dari 10 tahun kiranya berjibaku, iyaaa baru Februari 2015 kemarin Dr. Bennet Omalu resmi menjadi warga negara Amerika, duileeeh lama bener yak.

Pembawaan Dr. Bennet Omalu [Will Smith] ini kalem, woles dan cenderung santai namun fokus. Fokus terhadap pekerjaan yang ia jalani sebagian besar di laboraturium di Pittsburgh, PA [Pennsylvania]. One of ritual sebelum melakukan otopsi "Please show me to the world what's happen to you." ~ Dr. bennet omalu's said diikutin merdunya classic music R&B dari Teddy Pendergrass - Close The Door, aseeek pas banget dah. Padahal yang mau diobok-obok itu orang mati yak huhuhuhu flat bener yak hidupnya.

Jodoh Yang Ter-Delete

Yang namanya usaha buat ngedapetin jodoh itu tiap orang beda-beda, begitu pula dengan jalan yang dilaluinya. Kadang berliku, tajam....walau badai menghadang [halah! Ada Band dong] hihi. Okeh balik ke soal jodoh tadi, yang notabene rejeki, jodoh dan maut itu adalah mutlak kehendakNya. Tapi ya catet kudu disertai usaha alias ikhtiar.

Pun jaman sekarang kan serba online, surat-menyurat dengan sang kekasih sudah tergantikan dengan yang namanya messenger baik itu dari aplikasi maupun laman media sosial. Bisa by email, DM [direct message] di Twitter atooo inbox di Facebook. Terserah deh mau kirim lewat apa pokoknya nyampe aja itu pesan ke sang pujaan hati. Ciyee ciyeee yang lagi ta'aruf siyap-siyap tuh tukeran CV bak kita sedang melamar kerjaan [uhuk!].
 Oprah Winfrey's quotes
Terkadang ketika kita sudah menemukan tambatan hati dan keduanya berikrar "Baiklah adinda, kakanda akan segera melamarmu dalam waktu dekat ini." [Deg!] Duhai adinda di pojokan kamar, hati wanita mana sih yang nggak berbunga-bunga ketika mendengar kalimat syahdu macam tu.

Followers