Air, Pelestariannya dan Peran Kita

Friday, August 22, 2014

Sehabis makan, ku minum air...
Pagi hari mandi, ku pakai air...
Bersujud pada sang Illahi, ku wudhu dengan air.
Air, air dan air....jangan sampai deh kita kekurangan air seperti ilustrasi gambar di bawah ini :(

AIR
Air
Secara individual maupun berkelompok untuk mewujudkan visi menuju Indonesia yang lebih sehat kita semua harus ikut andil dalam pelestarian sumber daya air tsb. Sumber daya yang menurut kacamata awam saya sangatlah vital bagi kelangsungan hidup kita semua. 
Bayangkan saja, sewaktu saya menulis tulisan ini sudah hampir seminggu aliran air PDAM di kantor mati dikarenakan rusaknya saluran pipa. Disini saya baru tersadar bahwa kita semua sangat-sangat membutuhkan air. Merogoh kocek sebesar Rp. 5000/hari pun rela saya jabanin agar bisa mendapatkan air, masak sih saya dan teman-teman kudu numpang sholat di mall dulu hehe.

Tidak hanya itu saja loh, ketika mengetahui fakta bahwa di Surabaya yang merupakan kota #2 terbesar di Indonesia ini 84% sungainya mengandung sampah dan limbah yang berasal dari sektor industri. Khususnya 98% berasal dari industri daur ulang kertas dan bubur kertas yang turut andil menyebabkan pencemaran air sungai di Surabaya.
Eits...Fakta itu saja belum selesai, sepanjang perjalanan saya menuju kantor acapkali melihat beberapa orang sedang "nongkrong pagi" di pinggiran sungai. Yang pada kenyataannya masih terdapat lebih dari 7000 rumah di sepanjang aliran sungai tsb dan juga merupakan penyumbang limbah, tak tanggung-tanggung pulak 5 ton per hari. What a life!

Nah, agar air sebagai sumber daya alam yang dapat diperbaharui ini dapat terjaga kelestariannya demi kelangsungan hidup kita semua, hendaknya pelestarian tsb mencakup wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) yang terintegrasi dari wilayah hulu, tengah dan hilir sehingga lebih tepat pada sasaran.
Pelestarian sumber daya air dapat dilakukan dengan cara mereboisasi lahan-lahan tsb. Reboisasi ini dimaksudkan agar dapat memperbaiki siklus hidrologi (siklus air) sehingga mampu meminimalisir bencana yang mungkin saja terjadi jika pada wilayah hulu tepatnya terdapat kerusakan vegetasi. Karena vegetasi itu sendiri berfungsi untuk mengontrol antrian air yang akan masuk ke dalam tanah. Sedangkan vegetasi yang semula berupa hutan saat ini banyak berkurang dikarenakan area vegetasi mengalami perubahan fungsi  menjadi area perkebunan, pabrik maupun perumahan.
Bingung?? Berikut saya tampilkan gambar ilustrasinya, dampak dari siklus hidrologi antara vegetasi yang ideal dengan vegetasi yang tidak ideal.

siklus hidrologi dengan vegetasi yang ideal
akibat yang ditimbulkan jika lahan vegetasi berubah bentuk
Peran Masyarakat
Beberapa daerah pun sudah langsung bergerak nyata melakukan beberapa gebrakan. Untuk wilayah hulu misalnya di daerah Wonosalam Batu Malang guna menyelamatkan mata air yang tersisa, beberapa sekolah disana ikut terlibat dalam kegiatan perlindungan mata air.
Wonosalam Lestari
Di tahun ajaran 2011 sebuah kelompok pemerhati lingkungan bernama Ecoton bersama dengan Padepokan Wonosalam Lestari  meluncurkan sebuah sekolah pelestarian mata air. Sekolah ini diharapkan mampu memberikan alternatif belajar terhadap pelestarian hutan dan mata air yang ada di Wonosalam. (sumber: brantaswonosalam).

Peran Perusahaan
Pembekalan materi dan pendekatan secara individu sangatlah dibutuhkan agar pelestarian air ini tidak berhenti pada satu titik saja, sebagai blogger berbekal tulisan diharapkan informasi yang diterima oleh masyarakat dapat lebih maksimal. 
Blogdetik sebagai salah satu platform blog di Indonesia bekerjasama dengan PT. Tirta Investama (Danone Aqua) 19 Juli kemarin mengadakan acara #Ngablogburit Aqua, dengan mengundang seluruh blogger Jatim berkunjung ke salah satu pabriknya yang berlokasi di Jalan Raya Surabaya - Malang KM. 48,5 Desa Karangjati, Pandaan.
Pada acara kali ini selain para blogger diajak mengenal dan mengetahui secara langsung proses produksi air minum dalam kemasan (AMDK) Aqua, para blogger seluruh Jatim juga diajak ke lingkungan sekitar pabrik tsb. PT. Tirta Investama (Danone Aqua) pada sektor industri ini pun ikut berperan serta menjaga kelestarian air. Untuk catatan, pemimpin Danone Antoine Riboud juga menggagas pemikiran bahwa suatu perusahaan hendaknya mempunyai komitmen ganda. Yaitu mengedepankan keseimbangan antara keberhasilan ekonomi dan kemajuan sosial.

Sudah pasti perusahaan sebesar dan seprofesional Aqua mempunyai program yang sistematis dan terfokus untuk mewujudkan komitmennya. Dibawah payung Aqua Lestari sebagai perwujudan komitmen Aqua agar pengelolaan sumber daya air dari hulu ke hilir lebih terfokus. Aqua Lestari menyelenggarakan beberapa program, diantaranya:
  1. Mengadakan program konservasi sumber daya air.
  2. Pembibitan dan penanaman pohon di 4 lokasi desa, yaitu: Jatiarjo, Dayurejo, Ledug dan Pecalukan.
  3. Akses air bersih dan penyehatan lingkungan. Menyediakan air bersih bagi 201 kk di wilayah desa Karang Jati, Dusun Jatianom dan Pandaan untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekitarnya.
  4. Pengelolaan Bank Sampah. Selain bertujuan untuk membangun lingkungan wirausaha yang nantinya dapat meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar, pada kegiatan ini pun berhasil mengurangi 1,7 ton sampah.
  5. Pengelolaan Koperasi Hijau. Mempermudah akses keuangan masyarakat Jatianom melalui koperasi dengan adanya Koperasi Onejati yang sudah berbadan hukum dan diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.
  6. Pelatihan Ketrampilan. Dengan memberdayakan peran perempuan agar dapat membantu meningkatan pendapatan ekonomi keluarga. Melalui pelatihan pembuatan tas, sprei, dll.
kegiatan reboisasi bersama CSR Danone Aqua
wujud nyata Danone Aqua
Tampak nyata bukan, jika Aqua benar-benar peduli akan pentingnya kelestarian air dan lingkungan sekitar pabrik. Tunggu apalagi niiih, melalui acara #Ngablogburit bersama dengan Blogdetik kemarin saya jadi tahu bahwa perusahaan sebesar Aqua saja sudah care dan concern terhadap pelestarian air, masak kamu kamu eh saya enggak ikutan andil juga, malu dong.

Peran Individu
Saya juga ikut mendukung pelestarian air loh, dengan memanfaatkan lahan kosong di rumah yang dijadikan taman mungil sehingga dapat berfungsi untuk menjaga cadangan air tanah. Hindari menutup lahan perkarangan rumah penuh dengan beton atau aspal, sebaiknya gunakan rerumputan taman atau bisa juga dengan kerikil-kerikil kecil untuk mempermudah air hujan tetap masuk ke dalam tanah melalui celahnya.
Penyiraman tanaman pun dengan memanfaatkan sumur resapan, selain mampu menekan biaya penggunaan air PDAM terdapat manfaat ramah lingkungan lainnya seperti dapat melindungi serta memperbaiki kualitas air tanah, bahkan dalam jangka waktu lama dapat memberi cadangan air tanah yang cukup.

taman rumah
batu kerikil
Nah, kamu kamu sekalian apa nih sumbangsih yang sudah dilakukan atau akan dilakukan untuk menjaga kelestarian air? 
Karena air sebagai sumber kehidupan umat manusia hendaknya tetap terjaga lestari hingga anak cucu kita, pun agar terwujud Indonesia yang lebih sehat. Aamiin...

sumber:
- Materi presentasi Prigi Arisandi pada event #Ngablogburit Aqua
- Factsheet Aqua Pandaan
- Dinas PU Kab. Banyuwangi
- Kompas

You Might Also Like

10 happy thoughts

  1. wah,kegiatanya seru ya.....sukses buat lombanya
    salam kenal mak :)

    ReplyDelete
  2. Ngeri bayangin kondisi air kita sekarang. Sudah lahan hijaunya terbatas, kepedulian masyarakat akan lingkungan juga berkurang.
    Sukses ya GAnya :)

    ReplyDelete
  3. @HM Zwan: trims mak...! salam kenal juga yak :)

    @yuniari: iya ih, bener2 krasa semingguan ini tanpa air di kantor :(
    eniwei thx ya maaaaak

    ReplyDelete
  4. Lengkap banget arikelnya, mampir juga ya http://myhasanfauzi.blogspot.com/2014/08/save-water-save-life-untuk-masa-depan.html

    ReplyDelete
  5. brarti kemarin ke jogja donks.
    semoga menang kaka.

    btw, siklus tersebut nggak berlaku di daerah karst looh

    ReplyDelete
  6. Mbak sampeyan kok lengkap begitu indahnya tulisannya, seneng liat ijo2 yaa disana :D

    ReplyDelete
  7. @kempor: thx infonya...perlu belajar lagi nih soal siklus air di berbagai macam daerah, btw saya ikut yang di Pandaan :)

    @niar: ini smuua gegara kemarin gk ada air di kantor, jadilah tulisan ini hihihihihi

    ReplyDelete
  8. Pandaan pasuruan???

    weleh2 jauh.
    deket tuh sama si Niar :p

    ReplyDelete
  9. @kempor: iyak bener, btw ini mak Niar eksis bener yak dmn2 hahahahahahaha

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung di blog #beYOUtiful ini, semoga tulisan-tulisan saya bermanfaat :)

Friends of mine

Facebook Pages

Instagram