Lava Tour Merapi 2014

Wednesday, February 25, 2015

Masih bercerita tentang perjalanan liburan saya bersama keluarga kemarin di Jogja. Selain jauh dari kemacetan Jogja yang jangan ditanya kalo long weekend, Kaliurang ini tempat yang pas buat ngadem dari sumuknya Surabaya juga loh LOL.
Kami benar-benar dimanjakan oleh suhu yang berbeda 180° dengan Surabaya, fyi suhu di Kaliurang tidak lebih dari 29°C di siang hari dan 23°C di pagi hari. Wow banget kan?
Eh masih ketambahan lagi dengan lokasi Wisata Gunung Merapi yang tak jauh dari penginapan kami, wisata yang mulai ngeheits sejak letusan dahsyat di tahun 2010.

Lava Tour Merapi dibagi menjadi 3 rute yaitu rute pendek, sedang dan panjang. Dan kemarin Desember 2014 rute pendek dikenai tarif 350rb per jeep dengan jumlah penumpang maksimal 4 orang. Rute pendek ini kemana aja sih? Yuk kita cus, sekitar pukul 4.30 pm jeep bergegas menuju lokasi...keburu gelap niii.

Desa Petung

Lokasi pertama semacam perkampungan dipenuhi berbagai macam perabotan rumah yang bermetamorfosis menjadi puing-puing, saksi bisu korban erupsi merapi. Saya pun turun sejenak kurang lebih 15 menit, sedikit membuat bulu kuduk saya merinding karena tidak sanggup membayangkan apa yang saat itu sedang terjadi.
Beberapa buku agama, jam dinding lengkap dengan detik dan menit terjadinya erupsi Merapi, sepeda motor yang sudah tidak berbentuk lagi. Hati dan mulut saya terdiam membisu tak sanggup berkata-kata, hanya bunyi jepretan kamera hape saja yang terdengar, bermain bersama jemari mengabadikan kedahsyatan Merapi. Wow, sepersekian detik sanggup meluluhlantakkan apa saja yang ia jumpai. Allahu Akbar.

Puing-puing sisa kedahsyatan erupsi Merapi di tahun 2010 lalu.

sepeda motor

jam dinding
Keganasan-wedhus-gembel
buku-buku agama yang masih lumayan utuh

Desa Jambu

Menurut informasi daerah ini dulunya merupakan sebuah desa bernama Desa Jambu. Namun kini yang kami lihat sudah bukan semacam desa lagi melainkan hamparan pasir luas berbatu kerikil. Sejauh mata memandang melihat agak ke bawah adalah jurang yang merupakan Kali Kuning yang dijadikan tempat untuk mengalirnya aliran lahar dingin gunung Merapi. Dalam dan luasss banget!

kali-kuning
Kali Kuning
Saking luasnya sepertinya asik kalo tongsis dikeluarin, coba aaah [fyi seumur-umur punya tongsis baru kali ini kepake] hihihi...
"Wew merinding disko juga selfie disini" huuuu gimana gak merinding, hamparan pasir yang luas ini mengarah ke Kali Kuning, semacam jurang gitu yang datarannya rada menjorok ke bawah belum lagi pasir berkerikilnya  jadi rawan terpeleset. Tiba-tiba teringat cerita orang-orang yang selfie tapi berujung maut, ih amit-amit yah. "Ya udah, yuk sini welfie bareng aku aja" terdengar ajakan papabear yang menghampiri saya dan Voila!! Ssst maksut hati kita welfie supaya dapet background Kali Kuning tadi, tapi apa daya gegara tongsis jarang eksis ya beginilah jadinya. Welfie dibilang gagal tak apa yang penting tetep eksis LOL.

Wefie-di-merapi
#welfie
Beres welfie sambil menikmati luas dan dalamnya Kali Kuning, serem juga kalo lama-lama diliat hihihi. "Eh itu orang-orang pada ngerumunin apaan yak?" Tak jauh dari hamparan pasir ini terdapat sebongkah batu raksasa yang lebih dikenal dengan sebutan batu alien. Iya begitu saya menghampirinya batu tsb menyerupai wajah manusia, menarik.
Batu-alien-merapi
batu "alien"

Gunung Merapi

Salah satu gunung api teraktif di Indonesia, ciptaan Sang Maha Pencipta. Inilah ending semua rute Lava Tour Merapi, sayang menjelang Maghrib. Mungkin bukan waktu yang tepat untuk berlama-lama menikmati keindahanNya, eh bukan berarti waktu yang terbatas ini trus terbuang sia-sia. Setelah  melihat puing-puing dan luasnya tempat aliran lava dingin. Kemegahan Merapi kembali membungkam saya di tengah dinginnya suhu sore menjelang magrib itu. Hutan vegetasi yang terbentuk dan mengelilingi Merapi seakan ingin mengatakan bahwa merekalah saksi bisu kedahsyatan Merapi. Menurut informasi dari driver jeep, sebelum erupsi tahun 2010 disekitar kaki gunung Merapi ini masih banyak dijumpai beberapa pemukiman penduduk "Rumah alm. Mbah Marijan mana ya?" spontan saya bertanya dalam hati.

Papabear menyempatkan diri menilik ke dalam bekas bunker yang sudah tidak terpakai lagi. "Nggak ikut masuk ke dalam?" Saya? Hmmm jangan ditanya, saya nggak akan mau masuk kesitu hihihi...fyi saya nggak mau ambil resiko ada yang "ngikut lagi" [mendadak horor].
Perlahan puncak Merapi mulai tertutup kabut, sebelum turun driver jeep menunjukkan sesuatu pada kami. Benar, dari kejauhan tampak atap rumah alm. Mbah Marijan, namun sayang rute menuju kesana saat itu sedang ditutup.
Bungker-gunung-merapi
bangker atau bunker? :D
Gunung-merapi-foto
MERAPI
Merapi malu-malu terselimuti kabut
Jeep-lava-tour-merapi
eksis aaaah ^^
وَلَهُ الْجَوَارِ الْمُنشَآتُ فِي الْبَحْرِ كَالْأعْلَآمِ

فَبِأيِّ آلَآء رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ
Dan kepunyaan-Nyalah bahtera-bahtera yang tinggi layarnya di lautan laksana gunung-gunung
Maka ni’mat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan?
~ Surat Ar Rahman 24-25

Baiklah sebelum semakin gelap, jeep bergegas kembali ke Kaliurang, basecamp Lava Tour Merapi. Menandakan rute pendek Lava Tour yang memakan waktu ± 2 jam telah berakhir, alhamdulilah.
to be continued-

You Might Also Like

6 happy thoughts

  1. aku udah lumayan khatam itu, mba.. cuma waktu itu ngga naik jeep alias naik mobil sendiri ke tempate mbah maridjan sana... *elus dada*. Langsung terharu dan hampir nangis dan melongo lihat dan membayangkan dan merasakan kejadian itu *elap ingus*.

    ReplyDelete
  2. eciyeeee rumah baru niyy, celamat ya maakk :)
    duuuhh saia belum kesampaian jalan-jalan kesitu, yuk rombongan hehe

    ReplyDelete
  3. Eh, ibu kosku yang di Jogja ini cucunya Mbah Maridjan loh :3 *emang penting ya? :D
    Tapi aku maunya ke Bromo dulu lah Mbak, baru gunung lainnya :D

    ReplyDelete
  4. dulu selama tinggal di Jogja belum pernah ikut yang beginian...sekarang belum tau kapan bisa kesana lagi

    ReplyDelete
  5. Merapi memang fenomena alam yg super dahsyat. Dulu tahun 90 an waktu saya mendaki ke sana si Merapi belum segalak sekarang. Pengin juga nih tour lava spt ini, menarik banget.

    ReplyDelete
  6. Nantik kalok balek ke Jogja, aku pengen ke sana jugak lah, Mbak. Tapi mesti nabung ya.. Hihihi :P

    ReplyDelete

Thank you for reading, and commenting #beYOUtiful

Friends of mine

Facebook Pages

Instagram