Keuangan Apa Kabarnya? Sehatkah?

Tuesday, March 01, 2016

Pernah nggak, pas lagi leyeh-leyeh gitu trus mikir tentang  “kesehatan atau keuangan”? Trus semacam hadir benang kusut pas ngebayangin tagihan dan cicilan?! Nah, kalo uda seperti ituh coba mulai di cek, apakah kita, kamu atauuuu saya terlilit hutang? [amit-amit yaaa] Hutang konsumtif atau hutang non-konsumtif? [nah loh apalagi nih]. Trus kalo udah begini, terbersit beberapa pertanyaan lanjutan “Apa kalian sudah punya tabungan?” “Apa kalian sudah memiliki asuransi?” “Apa kalian pernah punya rencana untuk berinvestasi” Atauuu mungkin selalu merasa stress karena tidak memiliki uang?

hidup-sehat

Nah, coba dijawab semua pertanyaan tsb sesuai dengan keuangan kalian. Yang mana menurut saya [uhuk, bahasan mulai serius dikit yak] jika kalian memiliki kondisi keuangan yang sehat berarti nggak perlu merasa pusing pala barbie dengan berbagai macam pengeluaran setiap bulannya. Kondisi demikian tentunya asik banget yaaa,  mo beli apa ajah mah hayuuuk, mo shopping apapun nggak perlu pusing cyiiin. Dan pastinya nggak akan stress setiap melihat buku tabungan di Bank. [nol pada kemana nih]. Hehe…

Trus supaya aman damai ayem sentosa seperti ituh, bagaimana caranya untuk mengecek kesehatan kondisi keuangan kita? Yuk disimak, beberapa tips cantik dari saya.
Yang saya lakukan pertama kali adalah menghitung pengeluaran yang saya lakukan setiap bulan.
Apakah lebih kecil dari pemasukan, seimbang atau lebih besar? Artinya, jika lebih kecil berarti saya baik dalam mengelola kesehatan keuangan, seimbang berarti bagus, dan lebih besar berarti ada masalah dengan pengeluran yang saya lakukan [ooops!].

Dan so far lucky me…saya berada di tengah, seringnya sih seimbang tapi mau banget kalo lebih baik lagi hehe.  Caranya gimana dong? Seperti iniiiih…

Merancang Keuangan Yang Kita Miliki
Buat terlebih dahulu perencanaan keuangan yang dimiliki. Pisahkan setiap dana yang dipunya untuk masing-masing kebutuhan dan hitung setiap pengeluaran dengan seimbang. Dan yang paling penting nih. Semua tutorial alias tips tadi HARUS di lakukan sesuai dengan yang udah direncanakan. Masak iya plan A, tapi eksekusinya M…jauh banget kan.

Atau ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Pengeluaran, Sebenarnya, sebelum pengeluaran adap endapatan. Karena kita tidak mungkin mengeluarkan uang jika tidak memilikinya. Nah..Jika sudah memiliki pendapatan tetap setiap bulannya, pasti kalian juga sudah menentukan tujuan dari setiap lembar uang yang didapat. Lembar demi lembar itu yang harus di control dengan baik, misalnya pisahkan setiap uang kalian untuk kebutuhan sehari-hari (sandang, pangan dan papan) dan gaya hidup.
  2. Hutang, Satu hal ini wajib di hitung. Bayar hutang yang kalian miliki, bias berupa hutang yang baik atau buruk. [heh? Baik dan buruk? Maksutnya?] Hutang yang baik berupa cicilan rumah atau motor [ciyeee motor baru ni yeee], sedangkan hutang yang buruk adalah kartu kredit yang selalu kalian gesek saat shopping-shopping syantiiik…eaaaa. Sehingga hutang buruk ini bisa jadi membayar gaya hidup kalian menjadi berlebihan.
  3. Investasi dan Asuransi, Dua hal ini berbeda tapi memiliki proposisi yang sama. Kenapa berbeda? Karena keduanya memiliki tujuan yang berbeda. Jika asuransi berguna sebagai dana darurat dalam hidup anda saat anda mengalami kecelakaan atau sebagainya. Sedangkan investasi berguna untuk tujuan hidup Anda kedepan.
  4. Tabungan, Selalu sisihkan dana kita untuk menabung, kita nggak akan pernah tahu jika tabungan akan sangat berguna saat kita mengingingkan sesuatu.
  5. Amal, Ingatlah  bahwa di setiap penghasilan yang kalian punya, selalu ada hak orang lain. Jadi berikanlah sebagian dari penghasilan kita, nggak perlu merasa rugi. Nantinya kita akan menyadari indahnya berbagi.
Ketika kalian sudah merencanakan keuangan dan menjalankannya dengan baik,  maka akan tahu seberapa sehat kondisi keuangan yang dimiliki. Jadi lakukanlah rencana dalam keuangan yang dimiliki karena Perencanaan Keuangan merupakan proses pencapaian tujuan hidup dalam manajemen keuangan secara terintegrasi.

katanya-sih-bahagia-itu-sederhana-sesederhana-apa-sih Hasilnya, kita, kamu saya dan kalian dapat menikmati hidup tanpa stress dengan masalah keuangan, dan mulai tertarik untuk berinvestasi. Mulailah dengan investasi yang tidak begitu sulit untuk dilakukan, contohnya Reksa Dana.  Reksa Dana menjadi salah satu investasi favorit saat ini karena kalian tidak perlu repot untuk mengelolanya. Bahkan tidak perlu memiliki banyak biaya dan prosesnya-pun mudah.

Panin Asset Management menawarkan berbagai macam Reksa Dana sesuai dengan rencana masa depan kalian. Kalian dapat memilih sendiri Reksa Dana mana yang tepat untuk dilakukan dan kalian akan mendapatkan hasil yang menguntungkan.

You Might Also Like

5 happy thoughts

  1. Wah jd tertarik nih sm reksadana mbk, mdh2an aku bs invest di sana, amin
    makasih sdh mengingatkan pentingnya merencanakan keuangan dan share ilmunya ya mbak :)

    ReplyDelete
  2. bener mba.. kartu kredit lama2 mencekik leher

    ReplyDelete
  3. Saya masih mau belajar nih tentang reksadana, hihihihi...

    ReplyDelete
  4. saran langkah-langkah nya, nomer 1 zakat, krn disetiap rejeki kita ada hak orang lain yg bukan hak kita dan ini wajib loo :)


    sempat tertarik reksa dana tapi belum belajar lagi, ditambah lagi lah buk sharingnya hehe

    ReplyDelete
  5. Aku pakai KK tp habis itu harud lgsung dibayar

    ReplyDelete

Makasih ya, buat kalian yang udah berkunjung & leave comment...stay beYOUtiful ^^

Friends of mine

Facebook Pages

Instagram