Anis Khoir, Lulusan Pendidikan Matematika Yang Tak Menyukai Matematika

Wednesday, September 21, 2016

"Anis Khoir, lulusan pendidikan matematika yang tak menyukai matematika?" Baiklah kalo begitu, 1..2...3 saatnya berhitung. Nggak terasa kan, sekarang kita udah memasuki minggu ketiga di bulan September yang ceria ini. Dan seperti biasa, minggu ketiga kocokan Arisan Link by Blogger Perempuan pun udah dibuka. Kali ini, blogger manis yang berdomisili di Tuban Jawa Timur menjadi pemenangnya...yeaay! [nyalain toa] Please welcome to Anis Khoir as a winner of Arisan Link Batch XII. Itu tandanya saatnya kita merapat sejenak dengan pemilik blog www.aniskhoir.com yang bermotokan "Jejak, Makna dan Inspirasi."

anis-khoir-sosial-media
"Lulusan Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Gresik yang sebenarnya tak menyukai Matematika."
"Matematika? Siapa takut!" untuk itu, mengulik dari buku karangan Dimyati "Belajar dan Pembelajaran", mba Anis berbagi tips mengenai beberapa prinsip yang perlu diperhatikan oleh peserta didik dalam kegiatan belajar mengajar, di antaranya:

1. Perhatian, disebutkan kalo perhatian ini membawa peranan penting dalam kegiatan belajar.

2. Motivasi siswa dalam belajar matematika, yang dibagi lagi menjadi tiga tahap. Yakni: penanaman konsep, pemahaman konsep, dan pembinaan keterampilan.

Dalam review singkatnya mengenai buku tsb, Mba Anis menyimpulkan bahwa salah satu ciri pembelajaran matematika yang manusiawi ialah nggak melulu menonjolkan konsep-konsep atau rumus-rumus matematika aja, hendaknya pengaplikasian dan manfaatnya kehidupan sehari-hari juga kudu ditonjolkan. Supaya balance kali ya hihihi sok tau ah.

Kalo udah gini, matematika yang biasanya kita anggap ilmu yang “Membosankan, menakutkan, membingungkan, dan menyebalkan”. Setidaknya sedikit berkurang lah ya, kalo kata orang Jawa witing tresno jalaran soko kulino...eaaa.
"Lahir di desa kecil yang dekat dengan Kampung Inggris (Pare - Kediri), tapi tak pandai Bahasa Inggris."
Siapa sih yang nggak pernah mendengar ketenaran Kampung Inggris yang terletak di Jalan Brawijaya No.58 Tulung Rejo Pare Kediri ini? Pada laman "Tentang Anis" disebutkan oleh full time mom blogger ini, bahwa  dirinya tak pandai berbahasa Inggris. Namun bukan berarti Mba Anis enggan berbagi informasi seputar tempat kursus ngehits tsb loh ya.

Kampung Inggris, diawali dengan pendirian BEC (Basic English Course) oleh Mr. Kalend pada tahun 1977. Tempat tsb cocok banget buat kalian yang ingin memperdalam bahasa Inggris dengan baik dan benar, seperti pengenalan vocab, writing, listening, dkk. Seiring berjalannya waktu, dan makin dikenalnya kampung tsb. Peserta kursus yang berdatangan pun nggak melulu dari daerah sekitar Kediri aja, bahkan kabarnya telah mencapai seluruh Indonesia...wow!

Pun disebutkan oleh Mba Anis kalo belakangan ini makin banyak bermunculan asrama di sekitar kampung Inggris tsb. Bahkan tak jarang ibu asrama juga menyediakan makan, laundry dan keperluan lain yang kiranya dibutuhkan peserta kursus nantinya [update tahun 2012].

Jadi, buat kalian yang nggak mau repot, asrama jadi pilihan tepat agar kursus Bahasa Inggris yang kalian ikuti dapat berjalan maksimal.

about-her
Anis Khoir
See? Tak kenal maka tak sayang, bukan berarti jika kita tak menyukai sesuatu atau kurang pandai dalam bidang tertentu. Lantas menjauhinya, dan menurut pendapat saya. Mba Anis berhasil melaluinya karena berpedoman dengan hal tsb, terbukti ia berhasil menamatkan Pendidikan Matematika seperti yang tertera pada laman blognya.

You Might Also Like

21 happy thoughts

  1. Berarti Mbak Anis dan Abdul komikus itu satu almamater ya? hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ini pertanyaan buat Mba Anis kan? *trusmelipirmanjah*

      Delete
  2. Hebat ya mbak ini... gak suka matematika tapi lulusan pendidikan metematika... wkwk...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, kalo saya udah nggak suka. Kuliah di sana bisa2 tiap hari migrain hahaha ampun mba Anis...

      Delete
    2. Iya, kalo saya udah nggak suka. Kuliah di sana bisa2 tiap hari migrain hahaha ampun mba Anis...

      Delete
  3. wah hebat yaa gak suka matematika, tapi lulus di bidang matematika. saya kalo menghadapi matematika, itu bawaannya sereem hehehe udah takut duluan gitu...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihi, banyak temannya saya ternyata. Iya sereeem banget :D

      Delete
  4. Salam matematika mba Anis hehe..aku juga dulu ga senang senang amat dg matematika eh malah jadi guru matematika sekarang hehe..

    ReplyDelete
    Replies
    1. TOS mbak Wita, kalo saya memilih jadi guru bagi Wan

      Delete
  5. aku nggak suka dengan pertanian, tapi aku lulusan pertanian hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saluuut dengan mereka yang bisa melawan ketidaksukaan tsb, sukses terus ya mba ^^

      Delete
  6. Terima kasih Mbak Kisekii reviewnya. Serasa jadi seleb di tulis di blog lain

    ReplyDelete
  7. saya ga suka ngerjain tesis,, susaaaah,, tp bukan berati saya tidak sukses karenanya,, bismillah

    ReplyDelete
  8. Mbak anise sek mikir gawe sekolah matematika d sebelah kampung inggris sehingga ntr terbebtuk juga matematic vilage

    ReplyDelete
  9. bersyukur ya mbak Anis dimana orang pada puyeng memahami matematika (dianggap matapelajaran horor) eh mba malah bisa lulus jenjang ilmu matematikanya. Kereeen bgt

    ReplyDelete
  10. Tak catet ah. Aku pengen banget ke kampung inggris tu. Berarti kalau kesan bisa kopdar deh sama mbak Anis

    ReplyDelete
  11. suka baca postingannya mbak Anis... ksts-kata-katanya daleem... sepertinya mbak Anis ini emang orang yang serius... cocoklah kalo jurusan matematika... hihihi

    ReplyDelete

Makasih ya, buat kalian yang udah berkunjung & leave comment...stay beYOUtiful ^^

Friends of mine

Facebook Pages

Instagram