Maen Ke Coban Rondo

Thursday, September 15, 2016

Tahun lalu sebenarnya saya dan papabear berniat maen ke Coban Rondo, air terjun yang terletak di kawasan Pujon, Batu - Malang. Eh, begitu sampe ternyata udah terlalu sore, sekitar jam setengah 5. Dan karena hari itu suasana agak mendung, jadinya udah agak gelap. Apalagi ada beberapa petugas memberhentikan laju kendaraan kami, menurut mereka sudah terlalu sore untuk bermain air di air terjun yang memiliki ketinggian 84 meter ini. Yaudah deh, maen airnya kita urungkan dan sebagai gantinya kami berdua main sejenak di Taman Labirin yang letaknya nggak jauh dari lokasi air terjun tsb. Yah, itung-itung menghibur diri lah hihihi.

Dan lebaran kemarin, saya bersama keluarga menyempatkan diri untuk refreshing sejenak di Coban Rondo. Lah kok sekali lagi...papabear belum bisa ikutan dikarenakan jadwal sekolahnya yang padat hihihi next ya my dear :)

Cerita Legenda Di Balik Nama Coban Rondo

Suatu kisah diceritakan sepasang kekasih Dewi Anjarwati dari Gunung Kawi dan Raden Baron Kusumo dari Gunung Anjasmoro yang jatuh cinta kemudian menikah. Setelahnya, Dewi Anjarwati berniat sowan ke rumah mertua, namun orang tua Dewi Anjarwati melarang. Karena menurut tradisi Jawa, nggak ilok sepasang pengantin baru menikah melakukan perjalanan jauh.

Singkat cerita, pasangan tsb nggak mengindahkan omongan orang tua Dewi. Lalu, di tengah perjalanan seorang pemuda terpikat dengan kecantikan sang istri. Raden Baron Kusumo pun diajak duel oleh pemuda tsb, Joko Lelono. Sang suami menerima ajakan duel tsb, dan meminta Dewi Anjarwati.sang istri untuk menunggunya di balik air terjun.

Apa lacur, pertarungan tsb justru menewaskan keduanya. Sang suami yang dinanti-nanti untuk menjemputnya di balik air terjun nggak kunjung datang. Hingga akhirnya Dewi Anjarwati hanya bisa meratapi nasibnya yang telah menjanda di balik air terjun. Fyi, dalam bahasa Jawa "rondo" artinya "janda".

Dari cerita legenda tsb akhirnya berhembus mitos yang menyatakan bahwa, kalau ada pasangan belum menikah dan berkunjung kemari. Katanya sih bakalan putus, yah moral storynya sih nggak boleh pacaran kalo belum nikah #putusinaja eaaa.

Fasilitas

Di sekitar area parkir dekat pintu masuk menuju air terjun, nampak beberapa kios menjajakan makanan ringan, dulu masih sepiii.  Oiya sinyal telepon juga agak susah, kemarin cuman 1 bar doang. Daripada baper eh laper, nyemil dulu lah jagung manis bakar rasa keju pedas ini...yum!

jagung-bakar

Melanjutkan perjalanan menuju air terjun, sebelah kanan dekat pintu masuk terdapat mushola, dan kamar mandi umum. Airnya dingiiin banget kek dilasih es batu hahaha. Abis sholat kena siram es batu air, badan segar kembali.

mushola-di-coban-rondo
mushola
Oiya spot arena bermain flying fox juga ada di sini, "Hmmm kemanannya gimana ya?" bathin saya kala itu. Sepenglihatan saya kemarin, kok rada worry ya dengan kemanan arena bermain yang memacu adrenalin ini. Karena saya sempat melihat di atas dek tempat meluncur, pemandu nggak menggunakan safety belt. Menandakan aspek keamannan dinomor kesekian kan? [#imho].

fasilitas-di-coban-rondo
flying fox di Coban Rondo
coban-rondo-jaminan-asuransi
Jaminan kemanan
Etapi kemarin saya melihat baliho mengenai kebijakan jaminan asuransi, tapi kalau dirasa perlindungan tsb kurang memadai boleh lah kita berpikir mengenai produk asuransi lainnya. Biasanya nih, kalo udah dihadapkan kondisi seperti demikian, butuh nggak butuh kan? Asuransi online Indonesia pasarpolis.com menyediakan beberapa produk pilihan seperti asuransi kesehatan, kendaraan, kecelakaan, dll. Bagaimanapun kalo udah menyangkut perlindungan semacam jaminan keamanan kenapa enggak?

klaim-asuransi-pasarpolis

Pengen tahu lebih dalam mengenai produk-produk mereka? Sila aja ubek-ubek aja Asuransi online Indonesia pasarpolis.com ;)

Keindahan Coban Rondo

Oke, saatnya menikmati keindahan Coban Rondo. Terakhir ke sini sekitar tahun 2008, pastinya udah banyak yang berubah dong ya. Contoh nyata ya keberadaan Taman Labirin tadi, dulu mah belum ada. Pun jalan setapak berbeda dengan dulu, sudah ditutupi dengan paving sehingga memudahkan pengunjung yang hendak menuju lokasi air terjun. Fyi, sebenarnya saya nggak terlalu ngefans dengan objek wisata air terjun. Loh, kenapa? Karena biasanya nih, untuk mencapai lokasi air terjun dibutuhkan effort yang lumayan menguras tenaga dan waktu. Rata-rata letaknya kan menjorok ke dalam hutan, dengan jalanan tanah seadanya. Tapi, Coban Rondo mah pengecualian, medan yang ditempuh nggak terlalu sulit hihihi. Dasar emak-emak maunya halan-halan cantik muluk.

Selain berhawa sejuk, pengunjung dimanjakan dengan vegetasi hutan pinus seperti terlihat saat memasuki gerbang pintu masuk di awal kita membayar tiket tadi. Melihat hutan pinus bawaannya pengen camping yak, benar aja di sekitar area tsb juga disediakan fasilitas camping. Tahun lalu bersama papabear, saya melihat beberapa anggota pramuka sedang mengadakan camping. Kali ini nggak nampak, namanya juga lebaran neng hahaha.

Kalau sudah terasa cipratan air, berarti kita sudah mendekati spot air terjun. Indah banget, meskipun ramai pengunjung tapi saya masih bisa menikmatinya. Ditemani ayahnya, keponakan menyempatkan diri bermain air di bawah..."Airnya seger!" pekik keponakan yang girangnya minta ampun haha.

Melihat pemandangan seindah ini, sayang untuk dilewatkan begitu saja. Kamera handphone langsung saya keluarkan.

narsis-di-pintu
eksis dulu yak :p
air-terjun-coban-rondo
CobanRondo
air-terjun
lumayan ramai kan?!
Well, air terjun cantik nan indah ini bisa jadi destinasi akhir pekan kalian. Selain fasilitas yang memadai, akses menuju air terjun juga nggak sulit. Cocok untuk liburan bareng keluarga, apalagi seputaran Batu banyak objek wisata. Bon weekends ;)

You Might Also Like

28 happy thoughts

  1. udh rame aja ya coban rondo sekarang :D
    aku belom pernah kesana sih XD
    wkwkw

    kalo dijawa tengah sini mirip tawangmangu kali ya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, tingginya mirip ya. Tapi oh tapi, itu anak tangganya banyak banget mba :D

      Delete
  2. Hampir sama dengan air terjun Tawang Mangu Karanganyar solo Mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah nah. Banyak yanh bilang mirip emang hihihi, tapi jalannya jauh enak Coban Rondo hihihi teteeep yo.

      Delete
  3. Aduh, jagung manis bakar membuyarkan konsentrasi.

    Semoga segera dilirik provider seluler yak, masa sih lokasi sudah ramai kok sinyal cuma 1 bar saja. :p

    Namanya lokasi wisata, makin ramai, makin banyak penjualnya. Asal jangan sampai mengejar dan mengganggu pengunjung, ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya semoga penjualnya dibatasi ya, biar nggak semrawut :D

      Delete
  4. Coban Rondo aku belum pernah berkunjung, yang sudah pernah itu air terjun kakek bodo. Seneng ya liat air terjun gini, indah banget tapi jalannya euuh bikin pegel. Asyik deh kalo medannya mencapai air terjun Coban Ronda ini nggak terlalu sulit :D

    ReplyDelete
  5. ngeliat dr foto fotonya aja udah berasa sejuknya sampe disini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wuah...seger emang ya diliat apalagi hijau-hijau begini :)

      Delete
  6. pasti seger banget itu mandi di bawah guyuran air terjunnya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Segernya bikin brrrrrr, dingon banget soalnya kek air kulkas hihihi

      Delete
  7. Ternyata cerita legendanya memang ada hubungannya dengan rondo. Tadinya bingung, apa itu coban rondo.
    Saya suka juga ke air terjun gitu mba. Segeeer.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya selalu ada cerita legenda di balik tempat wisata di Indonesia ya, dan kerennya moral storynya pun ada :)

      Delete
  8. Aku terakhir maen kesana pas SMA heuheheu lama banget... Mba ini tapi labirin nya mana?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Taman Labirinnya sudah aku post tahun lalu, letaknya sebelum air terjun ini hehehe

      Delete
  9. Berapa kilo jaraknya air terjun dari tempat parkir? *penting ditanyakan*

    Kalo lihat yang seger2 gini emang seneng ya, tapi kalo tempatnya jauh, alamaaakkk. Kaki ini udah nini-niniiii, wkwkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nggak sampe sekilo dari parkiran mobil, jalanan menanjak dikit tapi udah dipaving. Jadi enak, halan-halan cantik deh.

      Delete
  10. Subhanallahh... Jadi kangen berlibur lagi ke Coban Rondo.
    thun 2015 kemarin, masih belum tertata rapi itu bangunan dan tempat2 di sekitar air terjunnya.
    Yang pasti, Rendezvous banget Coban Rondonyaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wuah brarti barengan yang taun lalu saya nggak jadi ke sini ya, pas deh taun 2016 udah tertata rapi :D

      Delete
  11. Udah lama ga ke sini. Yang enak tuh brokoli gorengnya. Wisata air terjun tapi pikirannya makan melulu, heheh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Brokoli goreng? Baru tauuu bisa digoreng, jd pengen nyobain :D

      Delete
  12. Aaakkk foto-fotonya bikin mupeng. Pas ke Batu dulu nggak sempat kesini karena waktunya mepet.

    ReplyDelete
  13. Gak hanya di Coban Rondo, air terjun-air terjun yang ada di daerah saya pun, masih beredar cerita mistisnya. Dan ada larangan juga untuk pasangan yang belum menikah. ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Selalu ya, sebenarnya pesan dibalik kisah mistos itu ada baiknya loh. Masak anak orang belum dinikahin udah diajak jalan jauh2 hihihihi :D

      Delete
  14. Dan aku slalu ngidan pend ke sini aw aw klo ke jatim
    Ngliat dari my trip my adventur waktu itu berasa aernya beninggg ngets kayak wajah admin blog iniw ciyeeee hihi

    ReplyDelete
  15. Brrrr...pastinya adem banget ya...kapan hari anakku tak ajak mandi dimair terjun kakekbodo...gak nangis...seneng malahan. padahal airnya dingin...

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung di blog #beYOUtiful ini, semoga tulisan-tulisan saya bermanfaat :)

Friends of mine

Facebook Pages

Instagram