4 Tips Penting Memilih Asuransi Bagi Generasi Milenial

Sunday, August 04, 2019

4 Tips Penting Memilih Asuransi Bagi Generasi Milenial - Dari data yang berhasil dihimpun Badan Pusat Statistik diketahui sejak tahun 2017 lalu terjadi peningkatan jumlah angkatan kerja, yaitu kurang lebih 128.06 juta jiwa. Di waktu yang hampir sama terjadi pula peningkatan jumlah pengangguran dari angkatan muda yang berhasil menyelesaikan pendidikan. Akibatnya, tantangan dan persaingan di dunia kerja para milenial jadi semakin ketat.

Produktivitas vs Gaya Hidup Tak Sehat Para Milenial

Untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai minat dan pendidikan, para milenial harus bekerja lebih giat, lebih kreatif, bahkan lebih produktif dibandingkan lainnya. Terbatasnya kesempatan kerja juga membuat para milenial (generasi Y) mesti mampu menciptakan peluangnya sendiri.

Produktivitas dan mobilitas yang tinggi menyebabkan banyak milenial akhirnya tak lagi menerapkan gaya hidup sehat. Pola makan dan pola istirahat yang berantakan. Jam kerja yang panjang dengan beban kerja yang tinggi menjadi pemicu stres. Pada akhirnya, kesehatan mereka pun jadi terancam.

Dampak lain dari gaya hidup sehat yang banyak dijalani para milenial adalah banyak di antara mereka terserang penyakit seperti jantung, stroke, diabetes, bahkan sampai ada yang meninggal mendadak di usia muda. Padahal dulu, penyakit-penyakit tersebut hanya diderita orang-orang yang berusia di atas 50 tahun.

Pentingnya Asuransi Bagi Para Milenial

Beberapa tahun terakhir, para milenial sering berpikir kalau usia muda mereka adalah berkah sehingga mereka masih memiliki waktu yang panjang untuk menjalani kehidupan. Uang hasil kerja keras mereka lebih banyak digunakan untuk memenuhi tuntutan gaya hidup, atau pergi liburan. Padahal yang namanya musibah maupun sakit penyakit, tak ada satu pun manusia yang bisa meramalkan kapan datangnya.

asuransi-kesehatan-lifepal

Mengingat besarnya risiko gangguan kesehatan yang bisa terjadi sewaktu-waktu, bahkan di usia yang masih sangat muda, maka penting sekali memiliki asuransi bagi para milenial. Dengan memiliki asuransi, ada banyak risiko yang bisa mereka minimalkan dan hasil kerja yang mereka rintis pun tak akan habis sia-sia hanya demi menyembuhkan penyakit yang terlanjur mereka derita.
"Penggolongan generasi Y terbentuk bagi mereka yang lahir pada 1980 - 1990, atau pada awal 2000, dan seterusnya." [1]
Asuransi sebenarnya bisa dimiliki siapa pun, termasuk para milenial. Begitu mereka memasuki dunia kerja dan sudah punya penghasilan sendiri, sebenarnya alangkah baiknya mereka mulai menyisihkan penghasilan untuk membeli produk asuransi, misalnya asuransi kesehatan. Semakin dini mereka melakukannya, semakin banyak benefit yang bisa mereka dapatkan. Lalu apa sih tips penting yang perlu diperhatikan para milenial agar tak salah memilih produk asuransi?

4 Tips Penting Memilih Asuransi Bagi Generasi Milenial


1. Ketahui Dahulu Kondisi Keuangan

Hal pertama yang harus dilakukan sebelum memutuskan membeli dan memilih produk asuransi, milenial harus terlebih dahulu mengetahui kondisi keuangannya sendiri, seperti berapa penghasilan per bulan yang didapatkan, termasuk uang lembur maupun bonus. Kemudian, mereka harus menghitung pula kebutuhan utama mereka selama sebulan. Apakah ada cicilan lain atau tidak? Apakah masih tinggal sama orangtua, kontrak rumah atau malah kost sehingga ada dana tambahan untuk sewa tempat tinggal?

Dengan mengetahui terlebih dahulu kondisi keuangan, kita bisa mengetahui berapa sih premi asuransi yang mampu kita bayarkan setiap bulan atau setiap tahun (jika memilih pembayaran premi tahunan). Jangan sampai memiliki asuransi kesehatan demi memiliki dana cadangan pada kondisi tak terduga, tapi malah di tengah jalan jadi beban dan akhirnya tak bisa menyelesaikan kontrak asuransi yang telah dipilih sendiri jangka waktunya.

2. Ketahui Kebutuhan Utama

Setelah mengetahui kondisi keuangan, berikutnya adalah mengetahui kebutuhan utama akan perlindungan tambahan. Contoh mudahnya begini: kita menyadari kalau jam kerja kita panjang, kadang sering lembur. Pola makan dan pola hidup tidak sehat, bahkan sering begadang. Menjalani hidup seperti ini jelas memiliki risiko gangguan kesehatan sehingga yang saat ini paling utama adalah memiliki produk asuransi kesehatan.

3. Pilih Asuransi yang Tidak Memberatkan

Tips Penting Memilih Asuransi Bagi Generasi Milenial yang ketiga adalah memilih asuransi yang tidak memberatkan. Jika setelah dihitung dengan seksama dengan teliti, ternyata kemampuan membayar premi asuransi yang bisa kita lakukan hanya di angka satu juta rupiah (dengan asumsi dana ini tidak mengganggu pos kebutuhan lainnya), jangan memaksakan diri mengambil asuransi yang lebih mahal dengan premi di luar kemampuan.

4. Pilih Asuransi Double Claim

Beberapa tahun terakhir Pemerintah Indonesia dengan gencar menganjurkan masyarakat jadi peserta BPJS Kesehatan dengan tujuan meningkatkan kesehatan dan taraf hidup masyarakatnya. Program ini pastinya juga membuat para milenial secara otomatis jadi peserta BPJS Kesehatan juga karena seluruh anggota keluarga lain dalam satu Kartu Keluarga ikut terdaftar.

Di kemudian hari, kebutuhan akan perlindungan kesehatan meningkat karena tahu ada penyakit-penyakit yang tidak terlindungi dengan program BPJS, maka milenial mulai berpikir memiliki asuransi kesehatan. Nah inilah saatnya milenial memilih asuransi yang bisa double claim. Artinya, penyakit-penyakit yang tak ter-cover BPJS, tetap bisa terlindungi dengan produk asuransi yang dipilih dan manfaat yang diterima jadi bisa lebih optimal.

Selain 4 Tips Penting Memilih Asuransi Bagi Generasi Milenial yang ada di artikel saya kali ini, sebenarnya masih banyak lagi tips lain yang bisa jadi panduan bagi para milenial saat hendak memiliki asuransi. Kapan-kapan akan saya lanjutkan ya. Selamat berhari Minggu bersama keluarga :)

* sumber foto:
Lifepal's Twittter official account

* sumber informasi:
[1] https://www.kominfo.go.id/content/detail/8566/mengenal-generasi-millennial/0/sorotan_media [diakses tanggal 04 Agusrus 2019].

You Might Also Like

2 happy thoughts

  1. Berbahagialah sekarang anak-anak, dalam masa pertumbuhannya, mereka sudah bisa memiliki asuransi dengan biaya terjangkau. Terlebih anak-anak sekarang pada pinter dan kratif, tanpa diajari saya yakin mereka sudah pinter asuransi jenis apa yang dipilih :)

    ReplyDelete
  2. Setuju mba, asuransi ini penting banget. Saya agak telat ikut ini

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung di blog #beYOUtiful ini, semoga tulisan-tulisan saya bermanfaat :)

Friends of mine

Facebook Pages

Instagram