Main-Main Ke Kawah Ijen

Tuesday, January 22, 2013

Wuaaah, this is become my first post in 2013 hehe, males bgt ya even little bit bussy kudu disempetin nih updet blog tercintah [lebay bgt yah] hihihi..... 

At the end of the last year, i was visited Kawah Ijen, yang notabene kawah ini masih aktif s/d sekarang, dan gunung ini telah 4x meletus di tahun 1817, 1913, 1936, 1976 dan 1999 tercatat sebagai letusannya yang terakhir.
So, perjalanan kali ini benar-benar berkesan dan menyenangkan bangetzz. You know what?? Coz I even didn't prepared it well before the trip, hehehe la wong tripnya selepas perjalanan dinas kerja kemarin [dimana ada kemauan disitu ada jalan].

Perjalanan dimulai dari Banyuwangi "Nah loh kok dari Banyuwangi sih?" Seperti yang sudah saya bocorin, saya bekerja dulu baru bermain-main hehehe [udah nggakbingung lagi kan kenapa saya memulainya  dari Banyuwangi]. Ohya ada baiknya juga loh, karena rute yang kami lalui dari Banyuwangi tidak sesulit rute kalau dimulai dari arah Bondowoso. Ditempuh sekitar 1,5 jam hingga sampai di Pos Paltuding, dimana mobil, motor maupun semua kendaraan berakhir/diparkir sebelum semuanya hiking ke puncak kawah.

Kami tidak menyewa penginapan maupun losmen apalagi menggelar tenda. Yang ada saya dan teman-teman tidur di dalam mobil sambil menanti subuh, namanya juga gak prepare jadi penginapan smuanya fully booked. Dan sayang, kali ini kami tidak sempat menyaksikan fenonena Api Biru dikarenakan peralatan yang kami bawa minim, mengingat perjalanan kali ini memang tidak direncakan dengan baik alias asal jadi yuk capcuz [bonek lah isitilahnya] hahaha.

Sekitar jam 5 pagi, perjalanan menuju puncak dimulai. Beruntung saya selalu membawa sepatu kets kemanapun kalau sedang bepergian karena kali ini berguna juga. Rute yang kami lalui dibilang cukup berat lah untuk sekelas amatir seperti saya meskipun memiliki sedikit pengalaman hiking jaman SMA dulu.
Baiklah, hiking pagi ini cukup menguras tenaga!!! Bagaimana tidak, jalanan tanah dan berbatu dengan kemiringan mencapai 70 derajat  sehingga waktu yang dibutuhkan untuk mencapai puncak sekitar 1,5 jam. Di sepanjang perjalanan ini kita akan berpapasan dengan para penambang belerang yang sedang mengangkut belerang untuk 1x angkut dari tambang belerang bisa sampai 90 kg, dan dihargai Rp. 660/kg [berat dan benar-benar menguras tenanga].

Penambang-belerang-kawah-ijen
penambang belerang
[Alhamdulillah] Tenaga sudah cukup terkuras dan itu semua terbayar begitu saya sampai ke puncak Kawah Ijen, "Wuah indah banget!!!!" Amazing!!! Apalagi begitu tau kalau Kawah Ijen ini merupakan kawah asam terbesar di dunia (ph<0,5), sehingga benda apa pun yang jatuh ke dalamnya, bisa langsung larut seketika!
Dan inilah gambar yang berhasil saya abadikan dari ponsel pribadi dan kamera teman, enjoy :)
 
Kawah-ijen-landscape
sweet escape

Kawah-ijen-terbesar
Kawah Ijen



Main-kawah-ijen
pics of mine
Hiking-rame-rame
3.of.us (by Andito)
Narsis-kawah-ijen
Me
Selama 1 jam saya menikmati pemandangan dari atas kawah sebelum akhirnya asap belerang "mengusir" kita untuk segera turun hehe. Dan perjalanan turun tidak kalah sulitnya dengan perjalanan menuju puncak tadi hahaha.....selamat berseluncur yah hihihi.


You Might Also Like

2 happy thoughts

  1. wah keren fotonya, btw yang bagian balik atau turun itu apanya yang bikin sulit mbak ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pas kesana pdhlbmusim hujan ya, tanahnya berpasir bebatuan. Jadi ya lumayan licin, kudu "ngerem2" gt hahaha ngereeem :D

      Delete

Makasih ya, buat kalian yang udah berkunjung & leave comment...stay beYOUtiful ^^

Friends of mine

Facebook Pages

Instagram