Sinetron Favorit Era 90-an Dan 2000-an

Monday, September 19, 2016

sinetron-dulu-dan-sekarang
pic by freepik, edited by me
Kapan terakhir kali kamu nonton sinetron? Saya? Jawabannya hmmm...ada kali setahun yang lalu hihihi, kenapa? Ya karena sinetron di TV zaman sekarang sedikit ada yang layak untuk ditonton, selain Haji Muhidin "Tukang Bubur Naik Haji" ... eh bukan Mukidi loh ya hahaha. Oiya, Senin kali ini saya feeling lovely banget bisa nongol as a guest post di kolaborasinya BloggerKAH [Mba Rany, Arin & Widut]. Daaan, kali ini trio blogger tsb mengangkat tema "Sinetron". Langsung aja lah kita flashback ke tahun 90-an, di mana tontonan keluarga masih banyak kita temui, bahkan masih menjadi favorit untuk diceritakan kembali. Dibandingkan dengan saat ini? Apa aja ya sinetron favorit era 90-an dan 2000-an?

Keluarga Cemara

keluarga-cemara
"Harta yang paling berharga adalah keluarga, istana yang paling indah adalah keluarga...🎶"
Masih ingat nggak dengan lagu sarat makna dari sebuah sinetron yang tayang di stasiun RCTI sekitar tahun 1996 ini? Cukup 412 episode aja sih, tapi memorable banget. Mengingat sinetron zaman sekarang bisa sampai ribuan episode dengan jumlah pemain tak terhingga tergantung rating, tapi bikin yang nonton bosen. Dan kalo kita bicara soal jumlah honor yang dibayarkan, pemain sinetron dulu tentunya beda dengan sekarang yang sekali episode bisa mencapai puluhan juta. Fyi, untuk bermain di sinetron bertema keluarga tsb. Para pemain seperti Novia Kolopaking, Anneke Putri, Ceria Hade, Lia Waroka dalam sinetron Keluarga Cemara ini, dulunya hanya dibayar sebesar 200 rupiah untuk tiap episodenya.

Baca punya Rany di sini:

Padahal kalau dipikir-pikir kembali, sinetron ini kan banyak mengajarkan pentingnya norma-norma dalam lingkungan keluarga. Yup, sinetron karya penulis Arswendo Atmowiloto sekaligus diproduksi oleh Atmo Production tsb bercerita mengenai keharmonisan keluarga Abah yang diperankan oleh Adi Kurdi.

Si Cemplon
si-cemplon-sinetron
Tayang di SCTV selama kurang lebih 2 tahun, 1993 s/d 1995. Sinetron produksi Rapi Film ini berkisah tentang seorang gadis cantik, dengan karaktar centil, ceria dan pandai menyanyi yang datang ke Jakarta untuk mengadu nasib. Pas banget kalo yang memerankan ialah Krisdayanti, karena peran tsb mirip dengan dirinya yang juga datang ke Jakarta untuk mengadu nasib bahkan bisa ngehits seperti sekarang ini. Pun diamini oleh sang diva cantik ini.

Si Doel Anak Sekolahan

si-doel-anak-sekolahan

Produksi Karnos Film, sinetron keluarga ini bercerita mengentai seorang pemuda bernama Kasdullah atau Doel, seorang mahasiswa yang juga berprofesi sebagai sopir oplet di Jakarta. Dulu, kalo udah nonton sinetron ini, betah deh. Karakter yang bermainndi sini biki' ngakak, ya sebel, gemes campur aduk. Apalagi saya tuh paling gemes kalo si Doel ini mulai kumat pesimisnya, neng Sarah yang diperankan oleh Cornelia Agatha aja sampe gemes. Belum lagi kalo si Doel udah kumat galaunya begitu papasan dengan Zaenab di jalanan kampung, wah wah...yaiyalah galau, lah wong yang jadi Zaenab si cantik Maudy Koesnadi yang juga meraih Aktris Terbaik dalam Piala Vidia FFI 2011 untuk sinteron tsb.

Bang Mandra apalagi, mulai dari wajahnya yang kucel sampe bisa kinclong ya berkat dia ngehits di sinetron ini deh hihihi. Seru deh, moral story dari sinetron ini menurut saya paling komplit.

Baca punya Arin di sini:

Okeh, itu tadi deretan sinetron terfavorit di era 90-an. Trus generasi kekinian di tahun 2000-an ini mendapat suguhan apa dong? Jadilah penonton yang bijak, di tengah maraknya sinetron yang mengumbar adegan kekerasan, sifat manja yang berlebihan bahkan bully-ing, amat sangat nggak patut menjadi teladan. Duh, ini lembaga KPI [Komisi Penyiaran Indonesia] sebagai regulator penyelenggaraan penyiaran di Indonesia pada ke mana yak? Beda jauh dengan slogannya "Jadikan Penyiaran Indonesia yang Sehat, Bermanfaat, dan Bermartabat." [#imho].
"Sinetron (lakuran dari sinema elektronik) adalah istilah untuk program drama bersambung produksi Indonesia yang disiarkan oleh stasiun televisi di Indonesia. Dalam bahasa Inggris, sinetron disebut soap opera (opera sabun)..." ~ wikipedia
Mau nggak mau ya kita sebagai penonton kudu selektif memilih jenis tontonan mana yang layak disajikan di tengah keluarga. Contohnya seperti:

Tukang Bubur Naik Haji

tukang-bubur-naik-haji-poster

Ssst harap maklum ya kalo saya juga ngebahas sinetron bergenre komedi yang  belum kelar-kelar sejak tahun 2012 ini, tipikal sinetron zaman sekarang ya gini, ngejar rating LOL. Meskipun begitu, sinetron yang diproduksi oleh SinemArt Productions tsb masih layak untuk ditonton, karena ketika menontonnya kita semacam dihadapkan pada realita kehidupan sehari-hari. Contoh, neng Atikah yang kalo udah sirik sama tetangganya minta ampun deh juteknya. Mega Aulia cocok banget memerankan karakter tsb. Nah, bukan cuman Haji Mudihin [Latief Sitepu] doang kan yang bisa sirik, bedanya kalo bang Haji ini asli bikin sebel pengen nyubit kalo kumat sirik dan dengkinya dengan keluarga si Robby [Andi Arsyil] sang menantu.

Baca punya Widi Utami di sini:

Yang menjadi catatan, sinetron ini udah melenceng dari alur awal cerita. Kan kudunya lebih menceritakan si Tukang Bubur sebagai pemeran utamanya. Tapi, makin kesini seiring bertambahnya jumlah episode, lah kok tokoh utamanya bergeser ke Haji Muhidin :D

Tetangga Masa Gitu?

tetangga-masa-gitu-poster

Sinetron produksi Imagine Films dan NET. Entertainment, dengan konsep sitkom atau situasi komedi ini. Bercerita mengenai pasangan yang telah menikah lebih dari 10 tahun Angel dan Adi diperankan oleh Sophia Latjuba dan Dwi Sasono. Versus pasangan muda Bastian dan Bintang yang diperankan oleh Deva Mahenra dan Chelsea Islan. Selalu ada cerita unik, lucu dan menggemaskan yang merefleksikan perbedaan antara orang yang telah lama menikah dan orang yang baru saja menikah hehehe.
[Baca juga: Tetangga Masa Gitu?]
Meskipun cuman mengikutinya via youtube, tapi saya rasa sinetron tsb layak tonton. Nggak ada tuh ceritanya tinggal di rumah gedongan mobil hari senin, selasa, rabu kamis gonta-ganti. Ataupun teriak-teriak "Biii, siapin aku makan! Cepaaaat!" Dan sudah memasuki musim ketiga, episode-episode yang dihadirkan mirip dengan kenyataan sehari-hari kita, nggak pake acara-acara bully-ing.

Gimana? Udah bisakah saya menutup episode sinteron kali ini [eh]. Pada dasarnya, asalkan kita bisa selektif memilih, masih ada kok sinteron di televisi yang masih memiliki moral story. Meskipun belakangan saya juga jarang banget nonton sinetron di TV, lebih banyak nonton film hihihi.
[Baja juga: movieegeek]
Apapun itu, mulailah bijak memilih tontonan yang tepat dan layak untuk keluarga kita. Karena hal tsb erat pula kaitannya dalam pembentukan karakter anak kita sebagai generasi penerus bangsa. Trus, trus...sinetron favoritmu apa nih?

all photos taken from:
wikipedia
youtube
artistasian.blogspot.co.id

You Might Also Like

44 happy thoughts

  1. saya suka keluarga cemara ,cerita sederhana tapi bermakna

    ReplyDelete
  2. Yang si Cemplon nggak tahu samsek...... kalau sinetron Turki atau India suka nggak Mbak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku, aku itu nggak pernah nonton TV mba. Jadi nggak paham dunia sinetron akhir-akhir ini hihihi :D

      Delete
  3. Catatan si Boy juga kayaknya pernah ngehits pada jamannya ya..

    ReplyDelete
  4. Ane cuma kenal Si Doel, Keluarga Cemara dan Haji mukidin. Ketauan kan umurnya berapa? Kaakakak.
    :v :v

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ish, ish, ish...senangnya diaaa ketauan kalo paling muda :p

      Delete
  5. Si Cemplon belum pernah nonton, Mba. Pas liat tahunnya olaaah kayanya saya masih sibuk main boneka itu :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yah yah yah, gitu kan...tuaan aku dong ya, hahaha ingat umuuur :D

      Delete
  6. saya paling suka tetangga masa gituu Hehehee

    Eh masa sih tukang bubur naik haji itu mulai 2012 ? wah ga kerasa udah 4 th aja hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bener, saya pun kaget udah sampe 2000 episode wkwkwk

      Delete
  7. aku #TimTetanggaMasaGitu wuooo Mas Deva mantanku lhoo wohohohooh

    ReplyDelete
  8. si cemplon tu yang gimana yak,gak pernah liat hihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yah yah yah, gitu kan. Itu loh yang maen mbak diva KD

      Delete
  9. Aku baru dengar malah sinetron Si Cemplon, haha. Kalo si Doel sama Keluarga Cemara mah nggak diragukan lagi. TBNH dari aku zaman ngekos belum nikah sampe sekarang nggak kelar-kelar. Dari Rumana masih pacaran sama Mas Rahmadi sampe udah punya anak 2, haha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha iya bener, dari zaman belum nikah sampe udah nikah.

      Delete
  10. Zamanku dulu sinetron keluarga cemara favorit, ada lagi rumah masa depan dan ACI :)

    ReplyDelete
  11. Serius itu cuma dibayar 200 rupiah? 200 apa 200.000 Mba?

    Trus, koq aku ngga tau Si Cemplon yak? wkwkwkwk... Dede Yusuf masih kurus. Dan itu beneran Krisdayanti? :o

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya beneran cmn 200 perak, pernah diwawancarai di Hitam Putih :|

      Delete
  12. keluarga cemara,aku bangetttt...^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Seru ya.....saya dulu sampe ngayal punya rumah panggung kek gitu hihihi

      Delete
  13. Eh iya, aku ingat Si Cemplon. Tapi tidak tamat ya? Aku lupa endingnya.
    KD bagus banget memerankan tokoh ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Endingnya jg saya lupa haha, tp aktingnya KD total banget. Masih kumus kumus jg ya dulu dia hihihi

      Delete
  14. Ketika film Si Doel Anak Sekolahan diputar lagi 2 tahun lalu, aku masih setia menonton. Hahahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Eh iya, gk bosen ya nontonnya. Karna endingnya jelas. Nggak kek sinetron skrg yang tak berujuuuuuung >.<

      Delete
  15. Tukang bubur naek haji 2000 kekinian neng inay hihi
    Klo keluarga cemara suka pas aranya masi tk

    ReplyDelete
  16. Huaa salah ngeplotin sapaan, sungkem mb ning :*, kupikir tadi blognya inayah, bis bukanya barengan hihi

    Klo keluarga cemara inget tokoh jahatnya pipin ga mb

    ReplyDelete
  17. Aku hanya dengar ttg keluarga cemara.... tapi aku gak tau ceritanya... mungkin waktu itu aku masih terlalu bayik kali ya.... apalagi si cemplon gak tau,,,,,


    tapi kalau tetangga masa gt aaaaa itu gueh banget,,,,

    tukang bubur naik haji gak nonton akuh heheheh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Loh kan kan, Icha angkatan muda nih ketahuan hihihi. Masih imyut imyuuuut :D

      Delete
  18. Tetangga masa gitu emang ngegemesiin.. :D

    ReplyDelete
  19. Hanya Tukang Bubur dan Si Cemplon yang tidak saya tonton.
    Pada setiap sinetron ada pelajaran yang dapat kita petik ya.
    Salam hangat dari Jombang

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pakde pasti tahun segitu lagi dinas di luar negeri ya?
      Salam hangat dari Kota Apel Malang, Pakde :)

      Delete
  20. Saya suka keluarga cemara sama si doel Mba. Keluarga cemara natural banget akting pemainnya. Kalau si doel jalan cerita sama karakter tokohnya bikin betah nonton. Apalagi penasaran ending si doel. Mau sama Sarah atau zaenab..plin plan dia. Qiqiqi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setuju mba, karakter dan alur cerita yang kuat. Bikin kita nggak bosan ya, kangen sinetron zaman dulu.

      Delete
  21. Yang TBNH, aku males nontonnya mba

    ReplyDelete
  22. Gagal paham sama sinetron jaman skrng. Tapi, kalau sinetron2 di Net msh bisa dipahami lha hehe

    ReplyDelete
  23. saya suka keluarga cemara, dulu nontonnya msh SD :D inget bgt wktu teh Euis jualan opak hehe syg bgt zaman skrg agk kurang mndidik sinetronnya jd gak ada yg brkesan bt saya :)..btw salam kenal mbak

    diniratnadewi.blogspot.co.id

    ReplyDelete
  24. Saya mah sukanya ACI dan Rumah Masa Depan, Mbak. Keren banget tuh dua itu. Jadi pengen nonton untuk nostalgia...

    ReplyDelete
  25. ACI dan Cemara, itu yang ku tonton. si cemplon ndak pernah. Kalau sekarang tetangga masak gitu tu, asik. guemes bangaet sama suami sophia tu

    ReplyDelete

Thank you for reading, and commenting #beYOUtiful

Friends of mine

Facebook Pages

Instagram