[Sinopsis] The Lovely Bones

Sunday, January 21, 2018

Weekends movie review kali ini membuka lembaran baru di tahun 2018, hehe keliatan yak kalo saya doyan banget nonton film. Di tengah kesibukan merawat si kecil, kalo lagi pengen Me Time ... jawabannya ya nonton film, murah meriah hehe.

Dan ini dia film lawas pertama di tahun 2018 yang saya tonton hahaha ... The Lovely Bones.
sinopsis-lovely-bones
The Lovely Bones [1]

SINOPSIS

Susie Salmon [Saoirse Ronan], putri pertama Jack Salmon [Mark Wahlberg] yang berusia 14th, dan memiliki hobi menangkap momen apapun dengan kamera polaroidnya. Ia sanggup menghabiskan kamera roll kado ulang tahun dari kedua orang tuanya dalam sebulan, yang seharusnya bisa ia hemat untuk penggunaan setahun.

Yaaa, seperti polaroid zaman NOW lah ya. Siapa siiih yang betah ngeliat roll film di instax kalian nganggur gitu aja nggak dipake jepret. Meskipun kadang jepretan tsb nggak penting-penting amat hahaha [kok tjurhaaat].
"I loved the way a photo could capture a moment before it was gone." ~ Susie Salmon
Pun Susie, hingga ketika kematiannya yang mendadak. Membuat kedua orang tuanya mencetak hasil kamera roll yang selama ini hanya ngendon di box milik Susie, untuk mencari tahu ada apa gerangan dengan kematian putri pertama mereka. Yang hilang setelah jam sekolah usai.

Sementara itu, seiring berjalannya waktu, Susie pun baru menyadari bahwa ia sudah nggak lagi eksis di dunia alias telah tiada. Sudah nggak ada seorang pun yang sadar akan kehadirannya. Kecuali Ruth Connors [Carolyn Dando], teman sekelas Susie yang pada hari kematiannya sempat "menyadari" kehadiran Susie.

Di alamnya [after life], Susie bertemu Holly yang ternyata juga merupakan salah satu korban kebiadaban Harvey [Stanley Tucci]. Di alam yang mereka sebut surga tsb, sembari berusaha merelakan apa yang telah terjadi. Susie, dan Holly saling berdiskusi akan ke mana nantinya arwah mereka ini?

Kadang Susie masih enggan fokus dengan tujuan "after life"-nya, ia masih susah untuk menerima kenyataan bahwasanya ia telah meninggal. Apalagi Susie masih penasaran dengan janji yang belum ia penuhi bersama pria tampan pujaan hatinya, yang juga teman sekelasnya Ray Singh.

Holly berusaha mengingatkannya, bahwa ia telah tiada ... jadi, relakanlah.

KLIMAKS

Tahun berganti. Lindsey, adik Susie mulai mencurigai tetangga seberang rumah mereka sebagai tersangka pembunuhan kakaknya. Bermula ketika ia sedang berjalan menyusuri komplek perumahan bersama anjingnya, anjing tsb menggonggong seolah tahu bahwa keberadaan Susie ada di sekitar rumah tetangga tsb.

Hingga suatu hari ketika ia mengikuti latihan lari, dan melewati rumah Harvey. Lindsay menyelinap dari barisan, dan segera kabur mengintai rumah Harvey. Tak dinyana apa yang selama ini ia curigai dengan sang ayah benar adanya, Harvey lah pembunuh Susie.
Lindsey-Salmon-lovely-bones
Lindsey Salmon [2]
Ssttt, spoilernya stop sampai di sini aja lah ya hihihihi. Buat yang penasaran dengan ending film yang disutradarai oleh Peter Jackson ini. Cuss aja lah ditonton filmnya hehehe ^^v

PS

Diangkat dari novel dengan judul serupa The Lovely Bones karangan Alice Sebold, yang beberapa adegan kekerasan dalam novel nggak ditampilkan secara detail di film. Nggak dimunculkan di film?! Hmmm segini aja menurut saya udah cukup vulgar loh. Apalagi ketika scene Susie menapak tilas bagaimana ia dibunuh, duh serem >.<

Fyi alasan saya menonton film ini tak lain karena babang Mark Wahlberg ikutan main di sini hahaha teteeeup. Nah, seharusnya nih Ryan Gosling lah yang memerankan karakter Jack, tapi sehari sebelum syuting diganti oleh Mark karena Ryan Gosling merasa terlalu muda untuk karakter tsb.

Selain itu, karakter sang pembunuh apik banget diperankan oleh Stanley Tucci, soal bagaimana ia memainkan karakter Harvey jangan ditanya. Nggak heran kalo aktor kelahiran Peekskill  New York ini meraih Oscar untuk Best Supporting Actor di film tsb. Doi yang juga jago masak ini sukses mengaduk-aduk emosi penonton dengan lagaknya yang sok "kesepian" itu huhuhu aseli nyebeliiin.

Selain si botak penuh karisma itu [eh], pemeran utama juga meraih beberapa penghargaan untuk karakter Susie. Di antaranya Best Performance by a Younger Actor di ajang Saturn Award pada tahun 2010, Actress in a Lead Role Film di ajang Irish Film & Television Awards juga di tahun 2010.

RESULT

Film dengan sinematografer, dan sutradara yang sama dengan film The Lord of the Rings ini mengantongi rating IMDb 6.7/10
Yaa, oke lah untuk urusan sinematografi. Bagaimana kehidupan after life itu digambarkan, jalan menuju surga, dsb.

Seolah arwah Susie ini terperangkap belum sepenuhnya lepas ke alam setelah kematian ... eaaa kalo di film Indo mirip-lirip arwah yang penasaran kali yak hihihi.

Terlepas filosofi itu semua, film ini oke dijadikan tontonan weekend loh. Lagi sering banget kan turun hujan, mager, pas deh timingnya. Nonton film bergenre drama thriller diselingi suara petir bergemuruh [uuuugh].

So, happy watching!

---------------------------------------------------
Genre: drama thriller
Produser: Carolynne Cunningham, Fran Walsh, Peter Jackson, Aimee Peyronnet
Sutradara: Peter Jackson
Produksi: DreamWorks Pictures, Film4 Productions, WingNut Films
Durasi: 2jam 15min [135 menit]
Cast: Mark Wahlberg, Saoirse Ronan, Rachel Weisz, Stanley Tucci, Rose McIver
Tahun: 2009

* sumber foto:
[1] https://www.amazon.com/Lovely-Bones-Saoirse-Ronan/dp/B001QOGYAO [diakses tanggal 21 Januaari 2018].
[2] https://sites.google.com/site/englishsocialstudies1415/home/blogs/ingeborg/thelovelyboneslindseysalmon [diakses tanggal 21 Januaari 2018].

You Might Also Like

3 happy thoughts

  1. Mba ini film uda lama banget deh yah aku juga masih inget sama kisah Susie sedih banget sama ayah-ibunya yang juga..... *bisi spoiler* hahaha

    pokoknya kesel banget sama si pembunuhnya ampun dah gemes aku nontonnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaa bener film lawas hihihi, karna ada Mark Wahlberg ni jadi penasaran nonton :)))))

      Delete
  2. film ini jaman aku kuliah mbak, suka sama jalan ceritanya yg membawa kita ke kehidupan lain. Banyak pesan yg tersirat juga tentang life after death.

    Dibuat deg2an waktu kakanya susie nyelinap ke rumah si pembunuhnya. Masa suamiku takut nonton ini, padahal kan ini bukan film horor, haha

    ReplyDelete

Thank you for reading, and commenting #beYOUtiful

Friends of mine

Facebook Pages

Instagram